Bakat Terpendam Itu Bernama “Memasak”

Posted on Updated on

???????????????????????????????

#Culinary – “Kebanyakan Chef adalah pria, begitu juga dengan saya yang bisa masak“Nah..beginilah hasil penampakan masakan saya, para ahli masak atau chef chef tentu tau ini masakan apa? Asam Manis ya ini adalah asam manis yang saya susun dengan sedikit ilmu gastronomi yang masih asal-asalan :D. sedikit cerita saja, semalem nginep ditempat mertua. dan seperti biasanya hari itu saya masuk siang dan biasanya saya gunakan untuk tidur atau kegiatan online atau apa yang penting tidak bikin bete. Sebelum berangkat ibu mertua memanggil : ” mas itu ada kakap, dimasak saja biar bisa buat sangu makan siang ntar, ibu baru beli kemaren dan masih segar” . (jarang-jarang loh ada mertua nyuruh mantu laki-laki seperti ini) nah karena diijinin buat ngobrak ngabrik dapur ya sudah lah. biasanya radha pekewuh soalnya kalau di rumah mertua :D.
???????????????????????????????

???????????????????????????????

Tak lama kemudian mulai beraksi dengan membuat bumbu sederhana, tentunya teman-teman pasti sudah tahu, kalau menggoreng ikan itu cukup dengan (Mrico Bawang Uyah dan tumbar) begitu kalau orang jawa bilang. setelah jadi mulailah dengan membuat kuahnya. cukup dengan Tomat, daun bawang, bawang putih, garam dan sedikit merica. semua dihaluskan dan dimasak dengan sedikit campuran air , saus gula dan sedikit tepung maezena. yup jadi deh.

???????????????????????????????

Meskipun jarang masak, kalau soal masak inshaAllah saya gak bakal gak bisa :p , karena udah bakat terpendam sejak kecil. karena sebagian besar keluarga kami yang laki-laki bakat dan pinter masak semua. apalagi dulu Almarhum simbah pernah punya warung, jadi mungkin sudah menuruni :D. namun sayang cita-cita saya tidak mau jadi chef 😀

Iklan

6 thoughts on “Bakat Terpendam Itu Bernama “Memasak”

    Ety Abdoel said:
    28 April 2015 pukul 12:02 PM

    Weh, ternyata Pak dosen pandai masak juga.

      mysukmana responded:
      28 April 2015 pukul 12:04 PM

      Eh bu ety..pasti pinteran jendngan..haha

    b1m0n said:
    10 April 2015 pukul 3:30 AM

    “Pinter e mantuku…” . Lain kali itu kulitnya dikupas mas, kalau disajikan ala western harus gitu, orang sana ga biasa makan kulit ikan hehehe

      mysukmana responded:
      10 April 2015 pukul 9:09 AM

      Gw eastern mas,kulit udh di sisik kro..wkwkwk

    dhico velian said:
    9 April 2015 pukul 6:23 AM

    Bagus, penyajiannya kayak di resto.
    Btw, kog malah bukan seperti ikan kakap, tapi ikan mas (ikan karper) ya Mas? 🙂

      mysukmana responded:
      9 April 2015 pukul 6:33 AM

      Kakap hitam mas..he2.yup sdkit belajar gastronomi..

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s