Mangut Bakar “Khas Pantura”

Posted on Updated on

Mangut Bakar (1)

Pantura (Pantai Utara) memang terkenal dengan SeaFoodnya, salah satu makanan favorit masa kecil saya ketika disana adalah Mangut. Mangut sendiri adalah nama dari hasil olahan ikan yang i bakar setengah matang terlebih dahulu, dan dapat di jumpai di pasar-pasar Tradisional daerah Pantura. dan beberapa waktu yang lalu saya di bawain oleh bulek Ikan Mangut tersebut untuk dibawa ke Solo, disini saya akan berbagi resep sederhana bagaimana mengelola Ikan Mangut yang biasanya di sajikan dengan kuah bersantan. Namun masakan simple ini berbeda 🙂

Mangut Bakar (2)
Mangut Bakar (3)

 

Resep kali ini saya beri nama “Mangut Bakar Kuah” (pasti terasa aneh) tapi yang terpenting adalah rasanya. bahan yang saya sediakan adalah 4 potong ikan mangut yang sudah di bakar setengah matang. setelah itu siapkan bumbu seperti bumbu tumis diantaranya adalah (Cabe Merah, Bawang Merah, Bawang Putih, Garam, Bawang Bombay, Kecap Manis, Lada Hitam, dan sedikit gula jawa.) seluruh bumbu dimasukkan lalu di tumis setengah matang). setelah itu masukkan air hangat 1/2 gelas air minum, masukan daging Ikan Mangut dan biarkan hingga air hamir habis dan daging Mangut sedikit Empuk. jika sudah tiriskan dan taburi dengan bawang goreng 🙂

Mangut Bakar (4)

Dan Jadi nya adalah seperti diatas, mungkin warnanya sedikit gosong, tapi itu warna kecap dan daging Mangut yang sudah setengah bakaran dari asalnya. selamat menikmati dan selamat mencoba. resep ini ala saya sendiri. tapi dijamin enak kok 🙂

Iklan

7 thoughts on “Mangut Bakar “Khas Pantura”

    mawi wijna said:
    25 Mei 2015 pukul 1:45 AM

    Menarik ini. Saya baru ngeh mangut dibakar, biasanya digoreng. Besok siapa tahu bisa nemu mangut asap, hahaha.

    bukanrastaman said:
    21 Mei 2015 pukul 2:57 AM

    Ku malah baru tahu kalo mangut bakar ada ya. Hahaha. Biasa dksh kuah kalo ibu masak

      mysukmana responded:
      21 Mei 2015 pukul 3:02 AM

      klo di kasih kuah memang biasanya pake santen mas..uenak..lha ini tak kreasi sendiri wkwkwk…tapi yo enak 😀

    Aan said:
    21 Mei 2015 pukul 2:19 AM

    mangut itu olahan ikan yang dimasak pakai santan bukan? di daerah muntilan ada warung mangut lele dan gurame yang ngetop

      mysukmana responded:
      21 Mei 2015 pukul 2:22 AM

      iya mas..mangut memang biasanya pake santan gitu, tapi klo kami orang asli kendal ambigu, ikan mangut itu ya yang bahan mentahnya..hehehe..itu aslinya ikan apa juga gak tau saya mas..tapi ini saya coba sedkit modifikasi haha..semoga tidak salah istilah. nah itu mangut lele atu gurame lezat sepertinya..:)

        Aan said:
        21 Mei 2015 pukul 2:27 AM

        hoho, mangut yang lain… trus bakarnya pake diolesin bumbu atau enggak mas?

          mysukmana responded:
          21 Mei 2015 pukul 2:33 AM

          bakarannya nggak dikasih bumbu mas, cuma setengah mateng. karena itu masih dimasak dan bumbunya ntar ngeresep sendiri ketika di masak mas hohoho 😀

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s