Ringkasan Dari Indonesia Creative Cities Conference 2015

Posted on Updated on

Opening (2)

Berawal dari gelombang ekonomi dunia saat ini memasuki era Ekonomi Kreatif, setelah melalui beberapa tahap dari era Ekonomi Pertanian, era Ekonomi Industri, dan era Ekonomi Informasi. Keempatnya memiliki bekal dasar pengembangan yang berbeda. Ekonomi Kreatif adalah penciptaan nilai tambah (ekonomi, sosial, budaya, lingkungan) berbasis ide yang lahir dari kreativitas sumber daya manusia (orang kreatif) dan berbasis pemanfaatan ilmu pengetahuan, termasuk warisan budaya dan teknologi, begitu kira kira yang menjadi dasar acara Indonesia Creative Cities Conference 2015 yang diselenggaran di kotasolo, dan alhamdulillah saya bisa menjadi bagian di acara tersebut walau menjadi media partner dan blogger ala ala saja 😀

Opening (1)

Opening (3)

Acara yang di buka pada tanggal 22 Oktober jam 19.00 ba’da isya ini resmi di buka oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya di Benteng Vastenberg Solo berlangsung cukup seru, dengan diiringi pertunjukan musik dan Expo. Expo  digelar selama empat hari mulai hari hingga 25 Oktober kemairn. Selain expo yang mengusung berbagai karya kreatif masyarakat Solo dan delegasi ICCC, expo juga dimeriahkan dengan berbagai ornament kreatif seperti anyaman gurita raksasa, warna warni payung, mural dan juga dimeriahkan dengan panggung musik dan budaya, pokoknya keren banget ini event di #Kotasolo 🙂

SoloPolah-Malam (3)

SoloPolah-Malam (7)

Pada hari kedua sebagai penunjang promosi, ICCC 2015 bersama solopolah , melakukan berbagai promosi dengan menggunakan kuda yang berkeliling kotasolo, meskipun sosialisasi acara ini sudah dilakukan beberapa minggu sebelumnya. Banyak sekali stand-stand kreatif yang didirikan di Benteng Vastenberg seperti seperti Gerajen, Peri Solo, Jafun Craft, Dwi Etnict, Asto Prigel, Pondok Creative, Enggar Jaya, Salawase, Tote Bag, Red Apple, Honey Cut, Jalur Sepeda, Kain Lukis Nasrafa, Irma Handycraft, Solonesia, Poltek ATMI, Komunitas Kolektor Mainan Solo, Asbayus Mandiri Palu Suteng, Komunitas Difabel HSG Juara, Masyarakat Pusaka Nusantara, WPAP Community Chapter Solo, Keajaiban Giok Sojol, UNS, ISI dan lainnya ikut serta dalam ICCN2015 tersebut.

IMG-20151023-WA0011

conference (7)

conference (2)

Di hari pertama konferensi dihadirkan beberapa nara sumber diantaranya Mantan Walikota Pekalongan Bp. Basyir Ahmad yang berbagi pengalaman kota Pekalongan yang telah ditetapkan sebagai kota kreatif UNESCO pada tanggal 1 Desember 2014 lalu. Selanjutnya ada Mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang menyampaikan materi seputar upaya sukses merubah wajah Kabupaten/Kota melalui kreatifitas. Sebagaimana kita ketahui Azwah Anas adalah pemimpin yang memiliki jiwa marketer. Ia begitu getol menarik investor dan mempromosikan wisata Banyuwangi. Di Banyuwangi ada 39 festival yang mendorong berkembangnya pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selanjutnya ada Bp. Yuwono Imanto (PT. Propan) menjelaskan peran swasta dalam mendorong pembentukan kota kreatif; Adam Pushkin, direktur British Council yang berbicara seputar best practice pengembangan kota kreatif; Dr. Dwinita Larasati, MA (BCCF) yang menyampaikan materi seputar konsep kreatifitas dari beberapa kota; Ditutup dengan pemaparan seputar pengembangan kreatifitas di Penang oleh Neil Khor (ThinkCity).

Awarding (2)

Untuk lebih memeriahkan acara tersebutpuluhan becak telah disewa dan di cat ulang oleh pihak sponsor untuk ikut serta mengajak para tamu undangan berkeliling kota solo di sore harinya hingga acara Solo Creative City Network (SCCN) memberikan penghargaan khusus kepada  18 insan kreatif di kota Solo dalam acara SCCN Awarding  di halaman gedung Haritage Bank Indonesia di malam hari pada tanggal 24 Oktober kemarin. Penghargaan ini dibagi beberapa kategori yakni kategori Lifetime Achievement, Inspiring Creative Figure, Young and Creative Person, Creative Business, Creative Community dan Innovative Break Through. Dan pada Saat itu juga suasana area gladag hingga Bank Indonesia sangat ramai dikunjungi oleh para pengunjung yang penasaran menyaksikan Malam SCCN Awarding.

Awarding (4)

Awarding (1)

Awarding (6)

Awarding (5)

DSC_0070

DSC_0114

Dihari terakhir tepatnya Minggu 25 Oktober 2015 Puluhan ribu orang tumpah ruah disepanjang Jl. Slamet Riyadi kota Solo. Mereka larut dalam kegembiraan, ada setidaknya 70 titik perform yang pada masing-masing titik melibatkan puluhan hingga ratusan orang. Masyarakat pun turut menjadi bagian dari pesta rakyat Solopolah yang di adakan di CFD #kotasolo tersebut,  dengan suka rela mereka memakai baju oranye. karena tema Pesta Rakyat kali ini adalah OrangeDay.

Ada banyak atraksi mulai dari konser massal diffabel Solo – musik perkusi YPAC,  Hip Hop Massal (Gudang Hip Hop), Panggung Bis SMK Negeri 8 Surakarta,  Ngerock on the Dump Truck, Panggung satu Jiwa Pasoepati, Fashion on the Street, Concert on Shelter – Voca Erudita UNS, Konser Swara Deling [Javanesse Bamboo Percussion], SIPA Community – Flashmob,  konser keroncong Bocah [Carva Nada], Marching Band UNS,  konser Kolosal 32 set Drum [GRSB], Fashion Carnival by Traya, Performing art sky walker Damkar BPBD Surakarta, Perform Delegasi Bandung, Delegasi Kutai Kartanegara, Orchestra on the Street – Harmonia Orchestra, Perform Kemlaka dan Pesona Nusantara, Gapura sepeda onthel lawas, Pantomim Massal Gerkatin dan Solo Mime Society,  Konser Massal Slankers Solo, Royal Heritage, Berbagi Jenang Delegasi [Yayasan Jenang Indonesia] dan masih banyak lagi perform lainnya.

Panggung konser kolosal 32 set drum dengan backround bus tingkat werkudara di Ngarsopuro dijejali olah ratusan orang yang ingin melihat aksi drummer cilik ini. Dengan riang anak-anak ini memainkan lagu-lagu semangat seperti Tendangan dari Langit dan Beraksi. Sementara di Sampurna Foto, ada Orchestra on the street yang menampilkan Harmonia Orchestra. Kali ini mereka membawakan lagu-lagu dengan aliran rock. Aksi mereka ini berkali-kali mendapatkan applause dari pengunjung Car Free Day. Dititik Sriwedari ada apel siaga Beli Indonesia yang mengajak masyarakat untuk menggunakan produk dalam negeri. Ada artis kawakan,  Pong Harjatmo yang turut hadir. Peserta juga dihibur dengan Aksi Jabarut Kaffah dari Komunitas Sholawat.

SoloPolah-MC
Ruang Media Center Kami The Royal Heritage Hotel

Saya pribadi bersama teman-teman Admin dan Blogger sangat senang sekali bisa terlibat langsung di acara tersebut, beberapa Admin dari AgendaSolo, Solothok,EventSoloRaya, Kotasolo_fp dan PesonaSolo selalu mengupdate informasi selama acara berlangsung selama 4 hari itu serta terus uptodate web site solopolah.com. dan di hari MInggu 25 Oktober 2015 kami juga turut memeriahkan dengan life twit pada saat acara Pesta Rakyat Solopolah dengan hastag #solopolah yang akhirnya jadi top trending no 4 di Indonesia pagi itu. semua ini adalah hasil dari kekompakan kita para admin dan seluruh partisipasi masyarakat kotasolo yang memeriahkan acara ini.

Iklan

19 thoughts on “Ringkasan Dari Indonesia Creative Cities Conference 2015

    dek rika said:
    4 November 2015 pukul 5:26 PM

    luar biasa… 🙂

    bersapedahan said:
    2 November 2015 pukul 3:57 PM

    bener2 bagus bangettt … sudah direncanakan dengan baik dari a to z ….
    dan eksekusi event-nya juga kerenn sampai becak2 aja di kemas menarik begitu

      mysukmana responded:
      2 November 2015 pukul 4:00 PM

      Iya mas..internasional soalnya..

    dani said:
    29 Oktober 2015 pukul 11:19 AM

    Baca ini jadi penasaran sama Solonya. Hihihi. Ada rencana memang kalau mau ke Solo dan akhir-akhir ini memang ekonomi kreatif jadi lebib mengemuka.

      mysukmana responded:
      29 Oktober 2015 pukul 11:44 AM

      Monggo..k solo kk

    cumilebay.com said:
    28 Oktober 2015 pukul 12:48 PM

    Maksudnya kota kreatif UNESCo itu bagaimana kak ??? #pekalongan

    nanangrusmana said:
    28 Oktober 2015 pukul 10:25 AM

    asyik ya…..ekonomi kreatif memang terpinggirkan…, btw, itu foto yg angelnya dari atas gimana motretnya yaaaa heheheh 🙂 foto no 8.

      mysukmana responded:
      28 Oktober 2015 pukul 10:37 AM

      Itu pake drone mas kmrn dr panitia..

        nanangrusmana said:
        28 Oktober 2015 pukul 10:50 AM

        weyyyy asyiknya

          mysukmana responded:
          28 Oktober 2015 pukul 11:29 AM

          iya kak memang asyik 🙂

    Ety Abdoel said:
    28 Oktober 2015 pukul 7:55 AM

    Komplit.. Btw kirab kuda hari kedua itu jam berapa pak? Kok saya nggak liat.

      mysukmana responded:
      28 Oktober 2015 pukul 8:23 AM

      Kirab itu hba ashar bu ety..sore

    q.thrynx said:
    28 Oktober 2015 pukul 2:53 AM

    di Solo seni reog eksis juga ya pak.

      mysukmana responded:
      28 Oktober 2015 pukul 5:23 AM

      Iya om..seru jg kmrn..

    dhico velian said:
    27 Oktober 2015 pukul 10:10 PM

    Asiknya kerja di industri kreatif, seperti hanya menyalurkan hobi terus dibayar. 🙂

      mysukmana responded:
      27 Oktober 2015 pukul 10:12 PM

      kerjaan sampingan mas 😀

    Budi | MILAGROS said:
    27 Oktober 2015 pukul 10:10 PM

    kreatif dengan kreatifitas hasilnya amazing !

    ira i / ira noor said:
    27 Oktober 2015 pukul 9:58 PM

    barisan becaknya rapi dan bagus kalau dicat seragam seperti itu, pasti bikin kota Solo tambah cantik

      mysukmana responded:
      27 Oktober 2015 pukul 10:00 PM

      Iya cakep n ganteng mbk..

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s