Eksplorasi Argo Wisata Sondokoro – Karanganyar

Posted on Updated on

Sondokoro (2)

Pagi itu saya ada dirumah orang tua di wilayah Desa Papahan, Tasikmadu Karanganyar. dengan menggunakan sepeda motor sendiri saya pun menuju Agro Wisata Sondokoro yang berjarak kurang lebih hanya 1 km dari rumah orang tua. sudah lama tak main ketempat ini (mungkin kurang lebih satu hingga dua bulan). Mendengar kata Sondokoro  tentunya identik dengan Pabrik Gula Tasikmadu yang telah didirikan oleh KGPAA Mangkunegoro IV yang sebelumnya lebih dulu mendirikan PG Colomadu di tahun 1961 baru 10 tahun kemudian 1971 PG Tasikmadu berdiri.

Sondokoro (3)

Pagi itu begitu dingin, karena Kabupaten Karanganyar sangat dekat dengan gunug Lawu, bangunan gagah ala Belanda itu berdiri kokoh dari ujung timur ke barat. Bangunan yang menjadi kebanggaan saat itu telah didirikan oleh seorang Raja dari pribumi. menurut sejarah yang pernah saya baca,  konon desa Tasikmadu bernama desa Sondokoro, menurut legendanya padepokan Padas Plapar mempunyai beberapa murid diantaranya bernama Sono dan Koro yang mempelajari ilmu tingkat tinggi. Setelah lulus dari padepokan mereka berdua kembali ke desa asalnya  masing-masing yang keduanya tidak jauh dari seberang hutan belantara kala itu di wilayah Tasikmadu. Pada waktu itu ada seorang tumengung yang bernama Tumenggung Joyo Lelono yang gemar berburu di hutan. Pada suatu saat beliau sedang memburu seekor kijang, tak lama kemudian bertemu dengan Kyai Sondo yang mempunyai gadis bernama Sri Widowati. Sri Widowati akhirnya mampu mengikat hati Tumenggung Lelono  dan pada akhirnya berjanji akan diboyong ke Tumenggungan pada hari senin legi (menurut tanggalan jawa) untuk dipinang.

Sondokoro (4)

Tumenggung Joyo Lelono di lain waktu kembali berburu lagi ke hutan, dan pada waktu itu beliau terhalang di sungai saat mengejar buruannya dan terpesona melihat seorang gadis dari kejauhan yang dikiranya adalah Sri Widowati, gadispun lari ketakutan dan menceritakan ke ayahnya yaitu Kyai Koro, maka bertemulah Joyo Lelono dengan Kyai Koro dan akhirnya Joyo lelono meminangnya (Gadis yang dikira Sri Widowati)

Sondokoro (5)

Sondokoro (6)

Anak dari Kyai Sondo dan Kyai Koro (kedua gadis itu ) ternyata sudah lama bersahabat sejak lama dan keduanya saling menceritakan isi hati mereka, karena sama-sama salah satu nya pernah di beri janji akan dipinang oleh Joyo Lelonno akhirnya timbul adanya perselisihan antara dua gadis itu, dan melaporkan kepada ayahnya. Kyai Sondo dan Kyai Koro saling marah untuk membela anak gadisnya. Kemudian terjadilah perkelahian besar antara Kyai Sondo dan Kyai Koro selama 40 hari 40 malam, dikarenakan tunggal guru maka tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah, keduanya “sampyuh” atau musnah. Maka tempat pertempuran itu dijadikan cikal bakal Desa Sondokoro dan di rubah namanya oleh KGPAA Mangkoenegoro IV menjadi Desa Tasikmadu sejak adanya Pabrik Gula, perubahan nama tersebut diharapan hasil gula Pabrik bagaikan Danau Gula (Tasikmadu)

SAMSUNG DIGIMAX A503

Sondokoro (20)

Jika berkunjung ke lokasi Sondokoro maka akan menemukan petilasan Kyai Sondo dan Koro yang terletak di sebelah timur Pabrik Gula ini, dan beberapa peninggalan sejarah dari Mangkunegoro IV juga ada disini, seperti Gerbong Kereta yang dulunya pernah digunakan oleh KGPAA Mangkunegoro IV untuk meninjau perkebunan tebu, dan Kereta Kuda yang sampai saat ini masih di pajang di lokasi pintu masuk Sondokoro. konon kereta ini setiap malam jumat apa gitu harus di mandikan dan diberi sesajen, jika tidak kereta tersebut gerak gerak sendiri dimalam hari. (hihi serem)

Sondokoro (7)

Sondokoro (14)

Sondokoro (19)

Namun sekarang jaman sudah berubah, perindustrian Gula di Jawa khususnya semakin lama semakin menurun, salah satu industri yang dulunya di kelola oleh Mangukenagaran kini di ambil alih oleh pemerintah menjadi BUMN dibawah PTP Nusantara IX PG Tasikmadu yang kini kondisinya untuk hasil gulanya sebenarnya cukup memprihatinkan. Untuk menutupi biaya produksi dan lain sebagainya pihak manajemen akhirnya mendirikan Argo Wisata Sondokoro sejak tahun 2005-2006 sebagai objek wisata dan taman bermain. beberapa wahana mulai dari museum Kereta, tempat berenang bagi anak-anak maupun dewasa di area Sriwidowati ini juga dilengkapi dengan water boom dan water fall.

Sondokoro (8)

Sondokoro (9)

Sondokoro (10)

Sondokoro (11)

Sondokoro (22)

Selain itu beberapa wahana lain seperti Jaring Laba – Laba, Mandi Bola, Mini Futsal, Panjat Dinding, Arena Bermain Pasir, Flying Fox, Taman Air, Jembatan Gantung,  Taman Lalu Lintas, Monumen Giling, Air Cerdas, Agro Sehat, Jalan Refleksi, Sachacinema (Pemutaran Film Proses Pembuatan Gula), Graha Pindusita, Terapi Ikan, Gazebo, Rumah Pohon, Fish House atau Aquarium air tawar dan masih banyak lagi

Sondokoro (12)

Sondokoro (13)

 

Sondokoro (15)

Sondokoro (16)

Sondokoro buka setiap hari mulai dari jam 08.00 hingga sore jam 17.00, dengan tiket masuk 5000 Rupiah, dan per wahana mulai 5000 hingga 10.000. Jika hari Sabtu dan Munggu lokasi ini sangat ramai sekali, dan banyak para wisatawan lokal membawa keluarga hanya untuk sekedar santai dan menikmati suasana Agro Wisata Sondokoro yang cukup adem. ketika pagi itu saya ke sini, beberapa wahana baru sudah mulai dibangun seperti Ayunan Kapal dan Kincir Putar dan saat ini juga adala kolam bebek ayun.

Sondokoro (17)

Sondokoro (18)

Sondokoro (21)

Yang paling unik di Agrowisata Sondokoro adalah bisa naik (Lokomotiv) atau Spoor Teboe, Spoor Sakarosa, Spoor Gula yang melintasi kawasan sekeliling dan kebun tebu sekitar Pabrik Gula Tasikmadu, selain itu bisa menikmati  fasilitas Edukasi yaitu Wisata Pendidikan dan Wisata Pabrik untuk melihat proses pembuatan gula beserta Instalasinya (wisata ini tersedia ketika musim giling)

Agrowisata Sondokoro (PG Tasikmadu)

Iklan

55 thoughts on “Eksplorasi Argo Wisata Sondokoro – Karanganyar

    annosmile said:
    25 Februari 2016 pukul 6:51 AM

    bberapakali ke karanganyar malah baru tau tempat ini..
    menarik sambil berwisata sejarah 😀

      mysukmana responded:
      25 Februari 2016 pukul 8:30 AM

      mosok jenengan baru tau sih mas..udah lama loh ini..cobain kesana mas, sekalian ditulis versi mas anno

    Sefin said:
    26 Desember 2015 pukul 7:40 PM

    Mampir, ya~ Belum pernah ke Karanganyar, nih. Legendanya seru, ya. Jadi intinya, kalo cewek saling iri bisa ribut besar, ya? Hmm… Kapan-kapan mau main ke sana, ah!

      mysukmana responded:
      27 Desember 2015 pukul 5:17 AM

      Nah loh sef..klo cewek jmn skg mungkin udah jambak2an rambut hihii

    bersapedahan said:
    8 Desember 2015 pukul 4:30 PM

    kereta2 kuno begini .. kerennnn ..
    wah .. kalau kereta apinya bisa gerak gerik sendiri … bagus dong … ga perlu pakai bbm … ekonomis … he he …

      mysukmana responded:
      8 Desember 2015 pukul 4:40 PM

      wah klo gerak gerik sendiri kereta hantu dong..itu beberapa masih bisa gerak pake kayu bakar loh

    Yulia's said:
    7 Desember 2015 pukul 3:07 PM

    karena di foto kondisinya sepi, aku malah jadi takut *lho*… tapi sejarahnya menarik Mas…

      mysukmana responded:
      7 Desember 2015 pukul 5:00 PM

      haha penakut ya..hi hi hi hi

    0858.6507.9257 Pelatihan NLP di Semarang said:
    7 Desember 2015 pukul 2:48 PM

    Oke dah buat wisata bareng anak 😀
    Sertifikasi Coaching Indonesia

    nengsyera said:
    6 Desember 2015 pukul 5:51 PM

    Aq kok malah fokus sm ceritanya yah?! Hahaha
    Jd inti ceritanya kedua anak gadis para kyai itu jadi korban PHP seorang pria…
    😂😂😂

      mysukmana responded:
      7 Desember 2015 pukul 5:08 AM

      Hahh..bisa dikatakan begitu..

        nengsyera said:
        7 Desember 2015 pukul 5:10 AM

        Tp klo ga diPHP bgtu mgkn endingnya akan lain.

    angkisland said:
    6 Desember 2015 pukul 5:22 PM

    wah kayaknya seru y mas sama keluarga jalan-jalan ke sini hehe…. nie datang pas pagi banget y ams masih sepi euuyyy

      mysukmana responded:
      7 Desember 2015 pukul 5:07 AM

      Iya pagi pagi mas..tp klo minggu rame bgt

    Avant Garde said:
    6 Desember 2015 pukul 10:40 AM

    wisata yang cukup lengkap, dan saya pengen kesana …
    nasib pabrik gula, hidup segan mati pun enggan…

      mysukmana responded:
      6 Desember 2015 pukul 10:49 AM

      mending dialihkan jadi wisata saja ya mas hahah

        Avant Garde said:
        6 Desember 2015 pukul 10:53 AM

        langkah sondokoro bagus, menyusul pabrik gula yg di klaten, yg dijadikan museum gula (deket prambanan)
        di dekat rumah pakde yg di brebes gitu juga, dijadikan tempat wisata 🙂

          mysukmana responded:
          7 Desember 2015 pukul 5:06 AM

          Klo klaten justru skg ikut ikutan sondokoro..dulu cm museum gula skg ada taman bermainny..

    iyoskusuma said:
    6 Desember 2015 pukul 8:58 AM

    Wah. Sepi, apik, dan nyaman ya lingkungan tempat tinggalnya. Enak buat santai!

      mysukmana responded:
      6 Desember 2015 pukul 10:44 AM

      iya buat nyore sambil ngopi plus gorengan enak mas..

    bhellabhello said:
    6 Desember 2015 pukul 8:49 AM

    yaampuuun aku tggl dkt situ trus baru tahuuuu

      mysukmana responded:
      6 Desember 2015 pukul 10:44 AM

      hah..tinggal deket sini, dimananya mbak..wah nemu blogger kotasolo nih..kapan2 kopdar.bbrp ada yang dari kota kita

    shintadaniel said:
    6 Desember 2015 pukul 4:26 AM

    Inibpabrik gula yg ke arah Adi Sumarmo bukan ya? Sebelah kiri jalan..

      mysukmana responded:
      6 Desember 2015 pukul 10:43 AM

      bukan mbak shinta, ini yang di karanganyar, klo adi sumarmo namanya Colomadu

        shintadaniel said:
        6 Desember 2015 pukul 4:31 PM

        Oooh iya inget Colomadu pakabar ya itu sptnya terbengkalai yaa.. sayang sekali 😦

          mysukmana responded:
          7 Desember 2015 pukul 5:07 AM

          Iya skg terbengkalai.malah rencana mau dibikin mall..katanya n denger2 begitu

            shintadaniel said:
            7 Desember 2015 pukul 5:20 AM

            Huhu sedih bgt kl jd mall, kl jd wisata heritage/museum lbh baik sebenernya… nostalgia jaman kecil stiap lewat situ ada lori lewat bawa tebu trus silonya kluar asap tanda lg produksi gula

              mysukmana responded:
              7 Desember 2015 pukul 4:54 PM

              iya klo silonya bunyi pasti pergantian karyawan

    Hartomo said:
    5 Desember 2015 pukul 10:51 PM

    Serem juga ya, mandiin lokomotif. Tapi keren, serasa balik lagi ke jaman dahulu kala

    Asop said:
    5 Desember 2015 pukul 6:11 PM

    Wow ada kolamnyaaaa :mrgreen:
    Tampak menggiurkan. 😀 hahaha
    Oiya Mas, dari Karanganyar situ ke lokasi bunga amirilis yang heboh itu dekat apa jauh?

      mysukmana responded:
      5 Desember 2015 pukul 6:21 PM

      Klo dari amirilid jauh mas 60km an

        Asop said:
        5 Desember 2015 pukul 6:22 PM

        Maap saya pikir Karangnayr dan Gunungkidul deket… hehehe 😀

          mysukmana responded:
          5 Desember 2015 pukul 10:19 PM

          deketnya sama Wonogiri mas (masih termasuk Surakarta)

    Hendi Setiyanto said:
    5 Desember 2015 pukul 12:04 PM

    orang banjar nyebut kereta ya sepur hehehe

      mysukmana responded:
      5 Desember 2015 pukul 2:37 PM

      sepur klutuk jaladara wis tau numpak durung mas..solo enek loh

        Hendi Setiyanto said:
        5 Desember 2015 pukul 2:48 PM

        Urung tau, pak..kaya jeneng jambu hehe

          mysukmana responded:
          5 Desember 2015 pukul 10:18 PM

          jambu klutuk tho mas haha

    Vicky Laurentina said:
    5 Desember 2015 pukul 11:38 AM

    Serius, Mas, sejak tadi saya scroll ke bawah penasaran ingin lihat lukisan yang menggambarkan dua cewek rebutan Joyo Lelono kok nggak ada, malah saya dapetnya foto-foto lokomotif kereta api.. *penonton kecewa*

      mysukmana responded:
      5 Desember 2015 pukul 2:36 PM

      tidak ada lukisan tentang itu disini mbak vicky hehe..kan saya cuma menceritakan sedikit sejarahnya saja…

    Brad said:
    5 Desember 2015 pukul 9:19 AM

    Joyo Lelono kurang ajar! Gak punya perasaan sama jomblo kayak aku. #eh

      mysukmana responded:
      5 Desember 2015 pukul 2:33 PM

      haha..jangan baper gitu, mungkin dia playboy dijamannya 😀

    ndu.t.yke said:
    5 Desember 2015 pukul 9:14 AM

    Wah sAyang juga ya klo masih ada sajen-sajenan seperti itu 🙂 tp nampaknya memang tpt wisata yg menarik untuk anak2. Smoga awet & tetap bersih.

      mysukmana responded:
      5 Desember 2015 pukul 2:33 PM

      namanya juga kejawen mbak..

    rangga fahrian said:
    5 Desember 2015 pukul 7:01 AM

    Wah artistik sekali bangunannya, suka liatnya. Sayangnya waktu lama di Jogja dulu gak tau tentang tempat ini. Padahal beberapa kali pernah maen ke daerah karanganyar. Kunjungan balik neh 😀

      mysukmana responded:
      5 Desember 2015 pukul 2:31 PM

      siap thanks mas rangga fahrian.kapan kapan mampir kalau ke karanganyar 🙂

    Rifqy Faiza Rahman said:
    4 Desember 2015 pukul 11:35 PM

    Selalu menarik mengetahui sejarah di balik asal mula suatu tempat. 🙂

    Jejak Parmantos said:
    4 Desember 2015 pukul 9:56 PM

    Kesana jam berapa Pak? kok semi amat.. ^^

      mysukmana responded:
      5 Desember 2015 pukul 3:27 AM

      sebelum jam 6 pagi sampe sebelum jam 8 hihihih

    Gara said:
    4 Desember 2015 pukul 9:00 PM

    Lengkap ya wisatanya, ada wisata sejarah, alam, air, industri, jadinya cocok buat segala kalangan dan usia. Bahkan wisata mistis juga ada (ini kayaknya favorit deh Mas :haha). Beruntungnya orang tua Mas punya rumah dekat sana jadi bisa senantiasa berkunjung :hehe. Cuma, kalau pabrik gulanya didirikan 1971, lalu gedung Belanda itu sebelumnya bekas apa? Pabrik gula jugakah?

      mysukmana responded:
      5 Desember 2015 pukul 3:26 AM

      dulu bekas hutan mas…jadi yang mendirikan ini dulu belanda sama mangkunegara klo dari sejarahnya pecahnya kraton mataram jadi solo dan jogja adalah karena kraton solo lebih deket dengan belanda

        Gara said:
        5 Desember 2015 pukul 10:03 AM

        Hoo… demikian :hehe. Menarik nih sejarahnya, memang di bangun-bangunan tua pasti banyak ya ceritanya!

          mysukmana responded:
          5 Desember 2015 pukul 2:35 PM

          dan juga cerita misteri :))

            Gara said:
            5 Desember 2015 pukul 2:36 PM

            Tahu saja Mas kalau saya suka cerita misteri :haha.

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s