Attending Pembukaan Pameran Lukisan Filosofi Tuhan

Posted on Updated on

Pameran Tunggal Lukisan (21)

Pekan lalu saya, istri dan mengajak adek Ipar menghadiri undangan acara pembukaan Pameran Lukisan di Syariah Hotel Solo, jarang sekali lukisan yang menampilkan nuansa Islami yang di selenggarakan di Solo, karena kebanyakan lebih ke kebudayaan. Untuk itu pada kesempatan kali ini saya tidak menyia-nyiakan undangan dari Syariah Hotel Solo yang merupakan hotel Syariah Hotel terbesar di kota kami. Pertama kali masuk ke Hall room yang berada di lantai 12 kami duduk untuk mengikuti acara pembukaan dan gala dinner. Didepan terpajang lukisan besar bertajuk Islami mulai dari Masjid, Kaligrafi dan sebagainya. Keren pokoknya 🙂

Pameran Tunggal Lukisan (19)

Pameran Tunggal Lukisan (29)

Acara berlangsung di mulai dari persembahan musik-musik berbau islami (namun sayang kok penyanyinya gak pake hijab :D), dengan diiringi musik tampilah 2 pelukis dari sipil dan dari anggota TNI yang mempunyai bakat dalam melukis untuk mendemokan membuat lukisan selama 2 jam harus selesai. selain itu juga ada tari gambyong, tari sufi, dan fashion show dari SHS Talent . Kata teman saya (mbak Mitha) sekaligus Public Relation dari Syariah Hotel Solo, Pameran tunggal lukisan karya Trimni Putra ini bertema Goresan Imajinasi Hati Satu Bumi Satu Matahari Satu Hati dipamerkan selama sebulan di restoran, area lobi, meeting room dan ballroom hingga bulan Januari mendatang.

Pameran Tunggal Lukisan (28)
Pameran Tunggal Lukisan (22)

Pameran Tunggal Lukisan (31)

Berbagai kalangan mulai dari para Pejabat daerah,pengusaha hingga anak Yatim Piatu juga di undang untuk bisa turut merasakan kebersamaan di acara tersebut. selain itu acara ini juga ada acara Charity serta lelang lukisan. Dan hal yang mengejutkan ketika saya ditawari lukisan seharga 20 Juta. (haha..masih belum minat dan mampu uang segitu buat beli lukisan, mending buat ditabung dulu :D). kalau saya disuruh milih saya pengen lukisan masjid yang ada kura-kuranya.

Pameran Tunggal Lukisan (27)

Pameran Tunggal Lukisan (36)

Pameran Tunggal Lukisan (34)

Kata mbak Mitha sih selama pameran berlangsung, Trimni Putra juga akan melakukan live painting dan memberi kesempatan tamu hotel untuk belajar melukis secara gratis. Hasil lukisan juga bisa dibawa pulang. dan ini juga komitmen dari pihak Syariah Hotel Solo untuk selalu menyediakan ruang berekspresi bagi seniman muslim, menarik bukan? Nah..karena pameran ini berlangsung hingga 5 Januari 2016  mendatang, pasti banyak tamu hotel yang akan merayakan akhir tahun disini. tak ada salahnya kalau liburan ke solo nginep di Syariah Hotel sambil belajar seni lukis islami.

Pameran Tunggal Lukisan (24)
Pameran Tunggal Lukisan (26)
Pameran Tunggal Lukisan (30)
Pameran Tunggal Lukisan (32)

Pameran Tunggal Lukisan (25)

Pameran Tunggal Lukisan (35)

Pameran Tunggal Lukisan (33)

Pameran Tunggal Lukisan (37)

Selain lukisan Islami dan Kaligrafi ada juga beberapa lukisan bertema budaya dan natural yang ikut menyemarakkan pameran ini, meskipun tidak terlalu banyak dari lukisan lainnya . bagus bagus kan lukisannya? adakah yang berminat untuk membelinya? he he he. Setelah hampir dua jam saya duduk di Ar Raihan Ballroom Syariah Hotel tersebut, acara demi acara telah berlangsung danTak lama kemudian  ditutup dengan Tarian Sufi dari Timur Tengah (ngebayangin muter-muter seperti itu saja sudah pusing apalagi melakukannya sendiri) dan masing-masing tamu pulang dengan membawa souvenir 🙂

Iklan

34 thoughts on “Attending Pembukaan Pameran Lukisan Filosofi Tuhan

    Sefin said:
    26 Desember 2015 pukul 7:47 PM

    Wah, keren banget pamerannya! Kebetulan saya belum pernah ke Solo. Pamerannya sampe tanggal berapa? Jadi pingin ke sana 😀

      mysukmana responded:
      27 Desember 2015 pukul 5:19 AM

      Pameran smpe tgl 4 ato 5 januari klo g salah

    Cak Shon said:
    18 Desember 2015 pukul 5:51 PM

    Baru tahu mas, sekarang ada Hotel Syariah. Bedane kambek hotel biasa apa mas? Apa ada masjidnya guede gitu?

      mysukmana responded:
      18 Desember 2015 pukul 7:10 PM

      Tiap lantai ada musholanya, tiap waktu sholat ada adzan ,peg jilbab, pasangan yg nginep harus nunjukn surat nikah n ktp

    Titik Asa said:
    18 Desember 2015 pukul 9:15 AM

    Boleh juga nih acaranya. Saya lihat lukisan-lukisannya memang menawan. Jadi inget terakhir melihat pameran lukisan tahun lalu, di Locafore, Bandung.
    Tarian sufi menarik juga. Saya belum pernah melihat langsung tarian ini Mas,,,

    Salam dari saya di Sukabumi,

      mysukmana responded:
      18 Desember 2015 pukul 12:44 PM

      iya acaranya masih sampai januari pak untuk pamerannya..lumayan panjang..

    Sekar said:
    18 Desember 2015 pukul 7:36 AM

    aduh lukisannya bagus-bagus banget pak. Itu sampe ada bapak tentara, pintar ngelukis pula. hasil lukisan bapak tentara itu yang mana pak?

    saya kalau ketemu lukisan yang abstrak gitu, nggak paham sama sekali. padahal otak kanan lebih dominan

    Dedi Setiawan said:
    18 Desember 2015 pukul 2:40 AM

    Waah, acaranya asyik. Foto2nya juga banyak.
    yang nari2 itu kynya keren ya. lukisannya juga ok 🙂

    Ceritaeka said:
    16 Desember 2015 pukul 4:25 PM

    LUkisannya bagus-bagus ya.
    Btw aku suka tagline blog ini: weekend traveller… ini kok aku bangeeet. Hahaha

      mysukmana responded:
      16 Desember 2015 pukul 7:03 PM

      lha bisanya travelling cuma pas weekend mbak yu heheh

        Ceritaeka said:
        16 Desember 2015 pukul 9:44 PM

        Samaaa. Nasib buruh kapital yaaa 😛

          mysukmana responded:
          17 Desember 2015 pukul 5:31 AM

          haha pokoknya senin-jumat kerjanya :))

    kekekenanga said:
    15 Desember 2015 pukul 6:49 PM

    Kamu yang mana Mas?
    Nggak ikutan nari? :p

      mysukmana responded:
      15 Desember 2015 pukul 6:51 PM

      Aku pusing kalau suruh muter muter ke..tumben ngeblog

    rangga fahrian said:
    15 Desember 2015 pukul 4:36 PM

    Itu tarian sufi yang muter2 itu ya? Ada ya di solo

      mysukmana responded:
      15 Desember 2015 pukul 8:06 PM

      Iya mas..yg kayak vclipnya ahmad dhani

        rangga fahrian said:
        15 Desember 2015 pukul 9:04 PM

        Iya bener. Wah sufi berkembang pesat kah di Solo?

          mysukmana responded:
          16 Desember 2015 pukul 1:58 AM

          Gak juga mas..religi iya inshaAllah

    winnymarlina said:
    14 Desember 2015 pukul 9:55 PM

    serasa di arab lihat lukisan-lukisannya

      mysukmana responded:
      15 Desember 2015 pukul 5:02 AM

      Iya lukisanny kbnyk timur tengah..

      Mosyi said:
      16 Desember 2015 pukul 8:30 AM

      tapi lukisan yang akhir-akhir Indonesia banget. Sukak!

        mysukmana responded:
        16 Desember 2015 pukul 8:35 AM

        iya mbak..tp bnyakan memang lukisan muslim mbak

    abah shofi said:
    14 Desember 2015 pukul 8:32 PM

    Pas baca judulnya lsng penasaran, mau buka.. Hehe.. Apik2 lukisannya ya mas. Pernah ke solo, cuma dulu nginep di lor in.. Next time boleh lah hunting hotel syariah ini..

    Salam kenal ya mas..

    Gara said:
    14 Desember 2015 pukul 9:20 AM

    Sepakat, lukisan yang dunia di atas tempurung kura-kura itu menurut saya paling membekas maknanya di hati. Ada informasi lebih dalam soal lukisan itu, Mas? *ceritanya penasaran :hehe*.
    Keren yak, bapak tentara itu piawai melukis dan bakatnya bisa tersalurkan dengan baik di kehidupan ketentaraannya :hehe. Ngomong-ngomong hasil lukisan bapak tentara itu yang mana ya, Mas? :hehe.

      mysukmana responded:
      14 Desember 2015 pukul 10:59 AM

      hasil lukisan tentara aku lupa foto mas,,hehe tapi lukisan sipil yang ikan koi itu dilukis gak ada 2 jam

        Gara said:
        15 Desember 2015 pukul 8:36 AM

        Keren, ya, kemampuannya sudah terasah banget kalau begitu :hehe.

    bukanrastaman said:
    14 Desember 2015 pukul 9:20 AM

    lukisan pertama bagus banget ya mas, walau saya gag ngerti tentang lukisan tapi seneng banget liatnya

      mysukmana responded:
      14 Desember 2015 pukul 10:58 AM

      iya mas bro..aku aja seneng, rasanya pengen tak pajang semuanya dirumah 😀

    ndu.t.yke said:
    14 Desember 2015 pukul 8:49 AM

    Kopyah nya khas ya. Tinggi menjulang.

      mysukmana responded:
      14 Desember 2015 pukul 10:58 AM

      kayak menara 🙂

    Alris said:
    14 Desember 2015 pukul 8:18 AM

    Tarian sufi itu perlu latihan yang intens. Hanya orang yang punya passion saya pikir bisa mendalami tarian sufi.
    Lukisannya bagus-bagus, mas. Pengen memiliki, 🙂

      mysukmana responded:
      14 Desember 2015 pukul 8:25 AM

      lukisannya bagus bagus harganya puluhan jeti kak 😀

        jampang said:
        14 Desember 2015 pukul 9:08 AM

        wah…. mihil bingits

    NinaFajriah said:
    14 Desember 2015 pukul 7:25 AM

    Yang paling oke memang masjid diatas tempurung kura-kura itu yak 😀

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s