Senja di Al-Wustho

Senja di Al-Wustho

Senja di Al-Wustho

sore itu matahari sudah menutup diri dari langit yang terbentang luas diangkasa, langit merah sudah tampak diatas saya ketika akan melakukan perjalanan untuk pulang ke rumah bersama istri. dan kebetulan sekali lewat didaerah monumen pers serta waktu akan menunjukkan adzan maghrib. akhirnya kami berdua mampir ke masjid sebelah barat Istana Mangkunegaran yang bernama Al-Wustho, merupakan masjid yang dibangun pada tahun 1878 dan Selesai pada tahun 1918, meskipun sampai saat ini beberapa renovasi dan pemeliharaan selalu di lakukan oleh ta’mir.

Al-Wustho Dari Samping

Al-Wustho Dari Samping

Setelah memarkirkan mobil kesempatan kami untuk mengambil foto dikala senja dan akhirnya dapat 3 jepretan sebelum masuk masjid dan mendirikan sholat berjamaah di sana. masjid yang beralamat di  Jl RA Kartini 3 RT 003/09, Ketelan, Banjarsari Solo 57132 Jawa Tengah ini merupakan salah satu dari 3 masjid bersejarah di kota Solo setelah masjid Agung dan masjid Darusalam. Kompleks masjid Al Wustho Mangkunegaran terdiri dari bangunan utama serta bangunan bangunan pendukungnya. Di sebelah selatan terdapat bangunan sekolah Taman Kanak-Kanak Aisyiah Bustanul Athfal yang berhubungan langsung dengan bangunan rumah tinggal keluarga ta’mir atau pengurus masjid. Di sebelah utara terdapat fasilitas Unit Kesehatan Masjid dan tempat tinggal Ta’mir masjid.

Gerbang Utama

Gerbang Utama

Pengalaman saya, hampir setiap bulan pasti kalau tidak cukup waktu untuk melakukan perjalanan sering mampir di masjid Al-Wustho untuk sholat disini.  Masjid ini suasananya lebih tenang dibanding masjid lain di kota solo. mungkin karena letaknya ditengah kota namun jauh dari tempat ramai dan  didukung dengan luas komplek dan bangunan mencapai 4200 m2. Yang menarik dari masjid Al-Wustho adalah Ornamen berupa nukilan ayat ayat suci Al-Qur’an maupun hadist yang menghiasi beberapa bagian masjid. selain di gapura pertama dan kedua, kaligrafi arab tersebut juga dapat disaksisakan pada pintu pintu masjid, jendela, 4 sokoguru masjid dan 12 soko rowo masjid, markis/kuncungan, soko dan Maligin. Tiap tiap tiang di dalam masjid tersebut dihias dengan kaligrafi. Salah satu nukilan hadist nya berbunyi “siapa yang membangun masjid ini untuk Allah, maka Allah kan mendirikan sebuah rumah untuknya di surga kelak”.

31 comments

  1. Rona senja di sana indah sekali Mas, sinar ungunya berasa penuh tapi memang bagus sekali. Juga berasa banget arsitektur Islam zaman Mataram di sana, karena gerbangnya yang keren banget gayanya :)). Saya rikues foto-foto bagian dalam masjid dong Mas, kalau boleh memotret di dalam ruangan sana :hehe.

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s