Masjid Agung Jawa Tengah : Perpaduan Tradisional dan Modern

Posted on Updated on

Masjid Agung SMG (16)

#weekEndTraveller – kali ini adalah mengunjungi ibu kota propinsi Jawa Tengah yang terletak kurang lebih 30 kilometer sebelah timur tanah kelahiran saya kota santri Kendal :D, Kota Semarang atau biasa disebut kota Atlas yang terletak di pantai utara jawa tengah ini menyimpan sejarah yang cukup panjang, terutama peradaban muslim seperti masjid di daerah pesisir utara (pantura) sangat berkembang pesat disana. 

Masjid Agung SMG (17)

Liburan akhir pekan yang cukup panjang kali ini tidak menyurutkan niat kami sekeluarga untuk berkunjung di kota Semarang untuk melihat Masjid Agung Jawa Tengah yang menjadi kebanggaan kota Semarang.Masjid yang sudah berdiri dan dibangun sejak tahun 2001 ini mempunyai arsitektur bangunan perpaduan antara Arab dan Jawa. Setelah tahun 2006 masjid ini selesai di bangun dan diresmikan oleh Presiden RI waktu itu adalah Bpk SBY tepatnya 14 November 2006.

Ini adalah pertama kalinya saya mengunjungi Masjid Agung Jawa Tengah, padahal sudah ada sejak tahun 2006 yang lalu, dan baru kemarin libura akhir tahun baru diberi kesempatan datang dan sholat dhuhur disini. Menurut asalnya tanah masjid ini adalah milik dari Masjid Besar Kauman semarang yang sempat menjadi tukar guling oleh beberapa pihak waktu itu dan akhirnya bisa kembali.

Masjid Agung SMG (12)

Waktu datang kesana tepat 30 menit menjelang adzan dhuhur, saya dan keluarga langsung berjalan kaki dari parkiran menuju tempat wudhu yang letaknya di lantai paling bawah yang sudah dipisahkan untuk wanita dan laki-laki. untuk laki laki terletak di pintu utara masjid sedangkan untuk wanita di sebelah selatan masjid. FYI : jika berkunjung atau sholat disini ada baiknya membawa tas kresek untuk tempat alas kaki dan bisa dititipkan di penitipan tepat didepan tempat wudhu.

Setelah selesai wudhu, kami pun menuju ke lantai 2 tempat dimana ruangan utama masjid tersebut (lantai dasar wudhu, 1 ruang sholat bawah, lantai 2 ruang sholat utama dan 3 ruang sholat atas) dimana semuanya dapat di akses melalui 2 tangga atau 2 tangga datar yang dirancang khusus untuk difabel.

Masjid Agung SMG (2)

Masjid Agung SMG (3)

Tak lama kemudian kamipun menunaikan kewajiban sholat dhuhur dan berkeliling masjid, ketika melihat ke atas kubah masjid terdapat tulisan kalimat syahadat dalam bentuk kaligrafi yang terbuat dari kuningan. Desain artsitektur dalamnya sama seperti cirikhas masjid masjid pantura lainnya yaitu berkesan semi Joglo bangunan Jawa.  Masjid Agung Jawa Tengah memang dirancang dalam gaya arsitektural campuran Jawa, Islam dan Romawi yang Diarsiteki oleh Ir. H. Ahmad Fanani dari PT. Atelier Enam Jakarta yang memenangkan sayembara desain MAJT tahun 2001 waktu itu.

Masjid Agung SMG (6)

Masjid Agung SMG (7)

Masjid Agung SMG (13)

Model Bangunan utama masjid beratap limas khas bangunan Jawa namun dan di ujung langit langit masjid dilengkapi dengan kubah besar berdiameter 20 meter ditambah lagi dengan 4 menara masing masing setinggi 62 meter ditiap penjuru atapnya sebagai bentuk bangunan masjid universal Islam. diantara 4 menara tersebut. didalam masjid juga terdapat 4 tiang yang masing-masing sebagai pondasi sekaligus dari dasar menara masjid yang menjulang tinggi ke langit. setiap tiang atau pilar yang ada didalam masjid terdapat jam berukuran besar.

Tak lama kemudian kami pun menuju pintu utama masjid, dan disana terdapat Al-Quran raksasa dengan ukuran raksasa berukuran 145 x 95 cm² yang Ditulis tangan oleh Drs. Khyatudin, dari Pondok Pesantren Al-Asyariyyah, Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo.

Masjid Agung SMG (14)

Masjid Agung SMG (1)

Masjid Agung SMG (10)

Setelah keluar dari pintu utama masjid terlihat 6 pilar payung raksasa seperti yang berada di Masjid Nabawi yang di kelilingi arsitektur gaya Romawi. Gaya Romawi tersebut terlihat dari bangunan 25 pilar dipelataran masjid. Pilar pilar bergaya koloseum Athena di Romawi dihiasi kaligrafi kaligrafi yang indah, menyimbolkan 25 Nabi dan Rosul, di gerbang ditulis dua kalimat syahadat, pada bidang datar tertulis huruf Arab Melayu “Sucining Guno Gapuraning Gusti“.

Masjid Agung SMG (8)

Masjid Agung SMG (9)
Masjid Agung SMG (11)

Masjid Agung SMG (4)
Masjid Agung SMG (15)

Masjid Agung Jawa Tengah ini, selain disiapkan sebagai tempat ibadah, juga dipersiapkan sebagai objek wisata religius. Untuk menunjang tujuan tersebut, Masjid Agung ini dilengkapi dengan wisma penginapan dengan kapasitas 23 kamar berbagai kelas, sehingga para peziarah yang ingin bermalam bisa memanfaatkan fasilitas. Selain Wisma bangunan disisi selatan dan utara masjid juga sepertinya bisa disewa untuk wedding party, karena ketika kemarin berkunjung disana masih ada acara Wedding atau orang jawa menyebutnya mantenan.

Masjid Agung Jawa Tengah

Iklan

56 thoughts on “Masjid Agung Jawa Tengah : Perpaduan Tradisional dan Modern

    bersapedahan said:
    8 Januari 2016 pukul 6:25 AM

    minggu lalu mampir ke semarang .. tapi waktunya mepet jadi ga sempet kesini
    kerenn ya …. kalau ke semarang lagi mesti datang kesini

      mysukmana responded:
      8 Januari 2016 pukul 6:41 AM

      Dan wajib sholat disini hehee

    Syifna said:
    2 Januari 2016 pukul 8:42 PM

    Itu ngambil foto bagus gitu gimana caranya yaa, aaaah tidaaak :((
    kemarin kan aku kesana, belum sempet masuk. soalnya waktunya gak keburu hikksss

      mysukmana responded:
      2 Januari 2016 pukul 8:48 PM

      Pake perasaan mbk ngambilnya..loh kok keburu.kn bs keliling2 dulu

        Syifna said:
        2 Januari 2016 pukul 10:05 PM

        hehehe iya soalnya sampe sana udah sore bangeet, jadi buru-buru juga ngambil fotonya 😀

    HangSastraCun said:
    1 Januari 2016 pukul 7:28 AM

    Beberapa tahun yang lalu pernah piknik bareng kawan2 ke sini. Shalat di masjid tuanya

    Frany Fatmaningrum said:
    1 Januari 2016 pukul 1:36 AM

    Walopun udah lama, saya pernah sekali berkunjung kesini. Ternyata letaknya gak di pinggir jalan ya, agak masuk gitu. Tapi overall, bagus kok.

      mysukmana responded:
      1 Januari 2016 pukul 4:20 AM

      iya memang letaknya agak masuk

    wyuliandari said:
    31 Desember 2015 pukul 7:02 PM

    Ke sini setahun lalu. Tapi pas pengecatan di bagian depan, jadi gak dapat foto-foto yang bagus. Pas naik ke menara juga pas teropongnya rusak. Nasib …. ha..ha… kayaknya kudu diulang nih, kemari lagi 😀

      mysukmana responded:
      31 Desember 2015 pukul 8:08 PM

      harus diulang lagi deh bu sepertinya..ayo silahkan 🙂

    abah shofi said:
    31 Desember 2015 pukul 3:43 PM

    Masjidnya sangat megah ya mas.. Umumnya ada payung dipelayanan masjid, seperti di madinah ya..

    Pernah tahun 2010 an kesana saat shalat jumat, bada shalat coba ikan manyung (bener gak ya namanya )

    Salam kenal ya mas..

    echaimutenan said:
    30 Desember 2015 pukul 9:12 PM

    Baguuuuus banget ya masjidnya…jadi punya ide mau keliling masjid deket2 sini buat postingan :”)
    tapi aku belum pernah kesini…next time wes

      mysukmana responded:
      30 Desember 2015 pukul 9:13 PM

      Btw mbak echa asli mana kok blm pernah ke sini..semarang

    Molly said:
    30 Desember 2015 pukul 9:08 AM

    Cakep banget masjidnya mas, adem… luas pula. Yang unik ada Al Qur`an raksasanya juga. Kebayang kalo malam hari banyak lampu-lampu gitu pasti makin keren :D.

      mysukmana responded:
      30 Desember 2015 pukul 9:09 AM

      Iya mb..itu tiap tiang jg ada lampunya..mungkin klo dilihat dr menara lebih keren..

        Molly said:
        30 Desember 2015 pukul 9:23 AM

        Oo… meriah juga kalo dilihat malam hari ya. View dari atas menara pasti cakep bener😀

          mysukmana responded:
          30 Desember 2015 pukul 9:24 AM

          Iya tp g tau buka ap h kmrn..

            Molly said:
            30 Desember 2015 pukul 9:25 AM

            Ogt… siip siip mas😊.

    Zizy Damanik said:
    29 Desember 2015 pukul 2:28 PM

    Mesjid di daerah-daerah bagus-bagus, bisa jadi objek wisata religi.
    Kapan2 saya harus ke Solo lagi…

      mysukmana responded:
      29 Desember 2015 pukul 4:20 PM

      Klo ksolo kbr kbr y bu

    Gara said:
    29 Desember 2015 pukul 1:55 PM

    Ini yang payung-payung besarnya itu bisa membuka kan ya Mas ya? Keren pasti kalau payungnya membuka itu, apalagi kalau ada videonya, kemegahannya pasti terasa banget! Iya nih, cocok buat jadi wisata religi di Jawa Tengah, semua agama yang ada wisata religinya di satu daerah kan keren banget ya :hehe. Megah, megah, tidak puas rasanya kalau cuma memandang kemegahannya itu di foto!

      mysukmana responded:
      29 Desember 2015 pukul 4:31 PM

      kalau kesana pas hari jumat payungnya dibukak mas..sayangnya kesana pas hari sabtu 😀

        Gara said:
        31 Desember 2015 pukul 9:49 AM

        Oke, terima kasih buat informasinya, Mas! Mungkin kalau ke sana harus ditepatkan harinya :hehe.

    NinaFajriah said:
    29 Desember 2015 pukul 1:51 PM

    Indah! 😀

      mysukmana responded:
      29 Desember 2015 pukul 4:30 PM

      nama saya bukan indah :)))

        NinaFajriah said:
        29 Desember 2015 pukul 4:32 PM

        Bukan dirimu mas. Tapi pohon2 yg ada di sekitar masjid 😀 *salah fokus*

          mysukmana responded:
          29 Desember 2015 pukul 4:33 PM

          langitnya juga bagus kok mbak nina

            NinaFajriah said:
            29 Desember 2015 pukul 4:34 PM

            😀

    q.thrynx said:
    28 Desember 2015 pukul 11:50 PM

    masjid yang jadi obyek wisata. koq menurut saya agak gimana gitu ya…

      mysukmana responded:
      29 Desember 2015 pukul 6:13 AM

      wisata religi gak ada salahnya kan mas? (justru mengingatkan kita padanya dan gak seneng seneng melulu) di lokasi tersebut juga ada museumnya yang menceritakan perjuangan islam jawa dan memang di rancang seperti itu oleh pengelolanya..

    Anne Adzkia said:
    28 Desember 2015 pukul 8:16 PM

    Pas ke Semarang, nyesel deh nggak mampir ke Masjid megah ini.

      mysukmana responded:
      29 Desember 2015 pukul 4:29 PM

      kenapa kok gak mampir mbak..kan enak sholat di masjid ini sekalian wisata religi, adem 🙂

    monda said:
    28 Desember 2015 pukul 5:50 PM

    waktu ke Semarang niat banget pengen mampir masjid ini
    alhamdulillah kesampaian sholat zuhur di sini, hanya sholat saja dan rebahan sebentar sebelum lanjut pulang

    Nandito Silaen said:
    28 Desember 2015 pukul 5:12 PM

    Keren ya. View langit nya juga menambah pesonanya.

      mysukmana responded:
      28 Desember 2015 pukul 5:29 PM

      Iya ini pas cerah..tp pas perjln k solo hujan d ungaran

    Avant Garde said:
    28 Desember 2015 pukul 10:04 AM

    naik ke menara gak mas ?

      mysukmana responded:
      28 Desember 2015 pukul 10:06 AM

      Iya mas naik.tunggu pos berikutnya.. 🙂

    bukanrastaman said:
    28 Desember 2015 pukul 10:01 AM

    itu sebelah sudah rumah saya mas 😀

    jadi kangeeen

      mysukmana responded:
      28 Desember 2015 pukul 10:09 AM

      Oya..wahahaa..sblh mn nya mas.gang apa..

    jampang said:
    28 Desember 2015 pukul 8:18 AM

    keren banget masjidnya. pernah ke sana sekali.
    pas shalat shubuh…. kesiangan… pintu tempat masuk udah ditutup…. akhirnya muter2 dulu 😀

      mysukmana responded:
      28 Desember 2015 pukul 8:29 AM

      terus sholat subuhnya kesiangan then dimana dong..bukannya buka klo siang mas hehe 🙂

        jampang said:
        28 Desember 2015 pukul 8:38 AM

        maksudnya… pas masuk ke masjid… shalat shubuh berjamaahnya udah selesai…. saya tetap shalat shubuh di dalam. setelah selesai, ternyata pintu tempat saya masuk tadi sudah ditutup. jadinya saya muter.

          mysukmana responded:
          28 Desember 2015 pukul 9:35 AM

          Padahal muternya lumayan ya..btw naik ke menara juga apa nggak..

            jampang said:
            28 Desember 2015 pukul 9:57 AM

            nah itu 😀

            enggak, mas. karena buru2 dan masih pagi

    Noe said:
    28 Desember 2015 pukul 8:08 AM

    masjidnya bagus banget ya, langit birunya mbikin foto masjid tambah cantik juga. sukaaa deh

      mysukmana responded:
      28 Desember 2015 pukul 8:28 AM

      suka apa suka banget? pernah kesini blm mbak..

    bawangijo said:
    27 Desember 2015 pukul 6:05 PM

    Aku pernah sholat di mesjid ini dan naik ke menaranya, tinggi buanget yak menaranya

      mysukmana responded:
      27 Desember 2015 pukul 6:10 PM

      Iya tingginya 99meter sesuai nama nama Allah..next ku posting museumnya yg menara mbak

        bawangijo said:
        27 Desember 2015 pukul 6:40 PM

        ada museumnya? di dalem menara?

          mysukmana responded:
          27 Desember 2015 pukul 6:43 PM

          Iya didalam menara depan itu ada museumnya

            bawangijo said:
            27 Desember 2015 pukul 7:55 PM

            ditunggu postingannya 🙂

    ilaelmu said:
    27 Desember 2015 pukul 5:40 PM

    aku prnah kesini thn 2012 ap 2013 ya?lupa tepatnya. Masjidny emg gede dan indah. pantas aja pas dulu kesana ad pasangan lgi prewed di halaman masjid

      mysukmana responded:
      27 Desember 2015 pukul 5:44 PM

      iya karea disini memang keren untuk foto foto, apalagi kalau pas senja atau habis subuh kak

    Evi said:
    27 Desember 2015 pukul 2:12 PM

    Indah banget ya Mas. Aku waktu datang ke sini malam hari. Juga indah. Bersyukur Masjid ini menambah kekayaan objek wisata relijius dan sekaligus budaya 🙂

      mysukmana responded:
      27 Desember 2015 pukul 2:29 PM

      Klo malam pasti foto fotonya ada lampu lampunya keren dong harusnya

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s