Museum Kars Wonogiri – Indonesia

Posted on

Karst (2)

#weekEndTraveller – Karst merupakan kawasan dengan ciri khas banyak memiliki gua-gua berstalaktit dan stalakmit dengan nilai alami yang menarik untuk dikunjugi, beberapa pekan yang lalu saya berkunjung ke Museum Karst atas undangan Dinas Pariwisata Kabupaten Wonogiri untuk melihat apa itu Karst. Museum Karst  yang saya kunjungi ini tepatnya terletak di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri ,1,5 jam perjalanan dari kota Wonogiri. di daerah inilah banyak ditemukan beberapa daerah yang sangat unik dan menarik untuk dikunjungi para Wisatawan.

Karst (6)

Karst (7)

Kawasan sekitar Museu Kars merupakan kawasan yang telah di konservasikan dengan luas wilayah kuran lebin 3000 hektare, dan salah satu dari fungsi museum yang saya kunjungi kemarin adalah sebagai sarana untuk mengkonservasikan keberadaan Kars khususnya yang ada di Indonesia. Dilihat dari bangunannya, Musium kars memiliki bentuk seperti piramida kerucut . Museum ini merupakan hasil kerjasama antara pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Wonogiri dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Karst (8)

Karst (9)

Di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro ini telah menjadi pusat penelitian kawasan Kars dan di wilayan inilah terdaat puluhan Goa yang unik dan menakjubkan, beberapa diantaranya adalah Gua Tembus, Gua Mrica, Gua Sodong, Gua Potro, Gua Sapen, dan Gua Gilap. Berdasarkan penelitian para ahli sejarah dan geologi, kawasan gua-gua di Pracimantoro Wonogiri layak dijadikan sebagai museum kawasan Kars Dunia. Selain sebagai pengetahuan mengenai Kars, museum Kars juga menyimpan beberapa kisah perjalanan kehidupan manusia sejak zaman prasejarah hingga zaman modern. Selanjutnya cerita itu berkembang di masyarakat dan menjadi sumber sejarah. Sehingga Musium Kars ini selain digunakan untuk rekreasi, dapat juga digunakan untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang benda- benda bersejarah dan proses terbetuknya karst.

Karst (11)

Karst (10)

Kenapa bisa dinamakan Kars? , Karst sendiri merupakan istilah dari bahasa Yugoslavia yang merujuk pada wilayah yang terdiri dari batuan yang mudah larut seperti batu gamping. lokasi didirikannya museum ini memang sengaja diletakkan di kawasan perbukitan gamping yang banyak terdapat di Wonogiri, Maksud dan tujuan Dinaw Pariwisata Pemerintah Kabupaten Wonogiri adalah supaya para wisatawan yang berkunjung dapat belajar mengenai batuan karst dan sejarah gua yang ada. Dari kunjungan inilah saya mendapat kan beberapa wawasan ketika kita mengunjungi museum Karst di Wonogiri,  yaitu sebgai pendidikan, rekreasi sekaligus menjaga keberadaan situs.

Karst (12)

Karst (17)

Secara arsitektur Museum Kars terdiri dari beberapa bagian. Desain bangunan utama museum terbagi atas lobi, dua lantai ruang peraga, dan satu lantai ruang serbaguna yang dapat berfungsi ruang theater, pemutaran film, ataupun ruang auditorium. Ruang peraga lantai atas bertema” Kars untuk Ilmu Pengetahuan” yang berisi panel-panel, peraga tentang sebaran dan bentuk-bentuk kars di dunia, proses terjadinya batu gamping, proses terjadinya topografi kars, mineral pembentuk batu gamping (kalsit dan dolomite), serta tipe dan sebaran kars di Indonesia.

Ruang peraga lantai bawah bertema “Kars untuk Kehidupan” yang berisi panel-panel peraga tentang konservasi dn pengelolaan kawasan kars, aneka ragam nilai kawasan kars, kondisi sosial budaya masa lalu dan masa kini, keragaman flora dan fauna di kawasan kars, serta air dan tanah kawasan kars. Selain itu terdapat maket statis yang menggambarkan tipe-tipe utama kars yang ada di Indonesia, serta maket dinamis yang menggambarkan pembentukan kars, dan sebuah diorama yang merupakan replika  miniatur gua kars. Dan ini adalah beberapa foto yang saya ambil di dalam Museum Kars yang terdiri dari 3 lantai itu :

Karst (13)

Karst (14)

Karst (16)

Karst (42)

Karst (15)

Karst (19)

Karst (18)

Karst (28)

Karst (29)

Karst (30)

Karst (33)

Karst (41)

Karst (40)

Karst (39)

Karst (38)


Karst (36)

Karst (37)

Karst (35)

Karst (24)

Karst (25)

Karst (20)

Karst (21)

Karst (34)
Karst (32)

Karst (31)

Karst (27)

Karst (26)

Karst (23)

Karst (22)

Karst (43)
Karst (3)
Karst (1)

Bagaimana? serukan jalan-jalan kali ini, traveling sambil belajar ilmu pengetahuan alam :), Selain sebagai obyek wisata. di Depan Museum Kars juga terdapat penginapan yang sengaja di sediakan oleh pengelola Museum tersebut untuk menginap, dengan biaya 20K per orang sudah bisa menginap satu malam, penginapan ini disediakan bagi mereka para wisatawan atau akademisi yang ingin meng-eksplore kawasan museum dan sekitarnya tentang kars lebih dalam . namun sayangnya saya tidak sempat untuk memfoto penginapan tersebut 😦

Museum Kars Indonesia

Iklan

44 thoughts on “Museum Kars Wonogiri – Indonesia

    imeldasutarno said:
    26 April 2017 pukul 3:04 PM

    mas danang, kemarin pas dari yogya mau ke pacitan, kami melintas lewat pracimantoro ini, dan sebenarnya suami udah ngajakin mampir ke museum ini tapi saya nolak karena pengen cepat sampai pacitan. Sekarang saya nyesel, huhuhuhu…karena museumnya kan juauh buanget dari Jakarta dan memang cuma di pracimantoro ini ya satu2nya museum khusus batu karst. Wah kerena, dalamnya ternyata bersih dan keliatan sangat terawat ya mas. Terima kasih sudah berbagi artikel ini 🙂

    Dandy Siswandy said:
    26 April 2016 pukul 2:04 PM

    keren banget banget museumnya dan kayanya hampir lengkap sebagai museum

      mysukmana responded:
      26 April 2016 pukul 2:29 PM

      Cuss ksna maszll

        Dandy Siswandy said:
        26 April 2016 pukul 9:33 PM

        insyaallah mas… doakan saya bisa kesana. hhe

    Fahmi Anhar said:
    17 Februari 2016 pukul 10:47 AM

    kebetulan dalam waktu dekat mau ke wonogiri, sekalian mampir kesini kalau gitu. nggak terlalu jauh dari kota kan ya

      mysukmana responded:
      17 Februari 2016 pukul 11:06 AM

      lumayan jauh mas 1,5 jam perjalanan hahha

        Fahmi Anhar said:
        17 Februari 2016 pukul 11:33 AM

        waks! nggak jadi kalau jauh hahaha

          mysukmana responded:
          17 Februari 2016 pukul 11:51 AM

          mas bro ping WA ku dong..henpon restart beberapa kontak losss

    Septian Dwi Cahyo said:
    10 Februari 2016 pukul 2:30 PM

    desain museumnya krucut keren,

    itu patung orang jaman purbanya lucu hahaha

      mysukmana responded:
      11 Februari 2016 pukul 6:31 PM

      iya mirip beneran..kayaknya..

    adelinatampubolon said:
    9 Februari 2016 pukul 3:58 PM

    seru dan museumnya bagus bangat yach. aku pernah kebeberapa goa dan goa gong menurut aku ini karst paling bagus yang pernah aku lihat. tapi kebanyakan yang aku lihat kondisi karst yang ada rada mulai mengering gitu yach. hiksss

      mysukmana responded:
      9 Februari 2016 pukul 5:06 PM

      goa gong ak juga pernah mbak, tapi disana sumuk..kmrn gak sempet ke goanya sayangnya saya mbak..

    Avant Garde said:
    9 Februari 2016 pukul 10:59 AM

    sisi lain wonogiri yang orang lain belum tahu, wajib dikunjungi! 🙂

      mysukmana responded:
      9 Februari 2016 pukul 5:06 PM

      iya ini keren buat wisata edukasi mas..

    annosmile said:
    7 Februari 2016 pukul 10:29 AM

    kemasan museumnya menarik…
    mirip seperti kemasan museum sangiran ya mas 😀

      mysukmana responded:
      8 Februari 2016 pukul 3:57 AM

      aku malah durung tau ke sangiran mas hehe

    gadgetboi said:
    6 Februari 2016 pukul 2:38 PM

    udah berapa lama yah? … *engga mau nyebut tahun, takut ketahuan tua* saya terakhir kali ke situ pas lagi jalan-jalan keliling jawa tengah sekelas …

      mysukmana responded:
      9 Februari 2016 pukul 5:07 PM

      sekelas? SD SMP SMA..ketauan udah tua mas hahaa

    itsmearni said:
    5 Februari 2016 pukul 8:59 PM

    wah baru tau di wonogiri ada museum
    itu serius penginapannya cuma segitu harganya?

      mysukmana responded:
      8 Februari 2016 pukul 3:56 AM

      iyah ciyus, tp 1 kamar 6 orang

    Phie said:
    5 Februari 2016 pukul 5:19 PM

    Sekilas bentuk bangunannya mirip dengan Museum Gunungapi Merapi, ya.
    Hampir saja keliru mengira, *siwer detected* 😆

      mysukmana responded:
      8 Februari 2016 pukul 3:56 AM

      saya malah blm pernah ke museum merapi

    BaRTZap said:
    5 Februari 2016 pukul 2:24 PM

    Sekilas ini mirip Museum Gunung Merapi (aku lupa nama tepatnya apa) yang di Yogya ya mas? Menarik juga nih. Aku baru tau kalau ada museum macam ini di Wonogiri. Bisa dimasukkan ke agenda juga nih seandainya main ke Wonogiri, selain lihat pantai-pantainya yang kemarin itu.

      mysukmana responded:
      5 Februari 2016 pukul 2:38 PM

      iya mirip museum merapi yang ada di Selo Boyolali yah kak Bartzap :), yup tapi pantai selatan emang agak seyem seyem hehe

        BaRTZap said:
        5 Februari 2016 pukul 2:58 PM

        Maksudku museum yang di Kaliurang itu lho mas …

          mysukmana responded:
          5 Februari 2016 pukul 3:55 PM

          museum mini merapi bukan ya mas? hehe

            BaRTZap said:
            5 Februari 2016 pukul 4:00 PM

            Nah aku lupa, seingatku di Kaliurang aja. Aku mampir situ setelah kembali dari Museum Ullen Sentalu.

              mysukmana responded:
              5 Februari 2016 pukul 4:27 PM

              aku juga lupa kak Bartz heheh

    Yulia said:
    5 Februari 2016 pukul 11:50 AM

    Penjelasannya jelas banget Mas… suwun Mas, akupun suka jalan-jalan ke museum… aaahhh pengen *pengen mulu*

      mysukmana responded:
      5 Februari 2016 pukul 2:37 PM

      iya pengen mulu, kapan yulia ke wonogiri :p

    Sash said:
    5 Februari 2016 pukul 10:56 AM

    Museum Karst ini termasuk salah satu museum yang pengen saya datangi, mas. Sayang sampe sekarang belum kesampean. Ini konsep bangunan dan interior ruangannya mirip banget dengan Museum Gunung Merapi ya. Kayaknya juga digagas pada tahun-tahun yang sama. Bagus.

      mysukmana responded:
      9 Februari 2016 pukul 5:08 PM

      iya mbak bagus, kok pada bilang mirip museum gunung merapi, saya malah belum pernah kesana 😦

    abah shofi said:
    4 Februari 2016 pukul 6:33 PM

    Rejeki mah gak kemana ya mas.. Diundang sm Dinas pariwisata nya.. 😀

      mysukmana responded:
      5 Februari 2016 pukul 4:58 AM

      Iya yg penting halan halan abah hehe

    mfadel said:
    4 Februari 2016 pukul 6:15 PM

    Nginap sambil ngetrek cuma bayar 20k?
    Weleh2, kenapa saya masih belum ke sini ya 😆

      mysukmana responded:
      5 Februari 2016 pukul 4:58 AM

      Nginepnya 20 K cuma 1 kamar buat 6 orang 6 bed

        mfadel said:
        5 Februari 2016 pukul 5:15 AM

        wah info travel luar biasa nih mas adi 🙂

    Jejak Parmantos said:
    4 Februari 2016 pukul 2:09 PM

    Wow penginapannya cuma 20k?
    betewe, ini acara apaan sih mas? dari kemarin muter2 wonogiri rombongan…

      mysukmana responded:
      4 Februari 2016 pukul 2:11 PM

      undangan dari Dinas Pariwisata Wonogiri mas, Fam Trip bersama Tour n Travel mas 🙂

        Jejak Parmantos said:
        4 Februari 2016 pukul 2:13 PM

        Weelah enak banget itu, sbg warga wonogiri malah enggak pernah dpt undangan 😀

          mysukmana responded:
          4 Februari 2016 pukul 2:21 PM

          mungkin kalau warga wonogiri undangannya ke kota lain mas 😀

            winnymarlina said:
            4 Februari 2016 pukul 4:14 PM

            enak banget mas diundang pariwisatanya

              mysukmana responded:
              4 Februari 2016 pukul 4:17 PM

              iya win, gratis alias ora mbayar mbak 😀

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s