Kuliner Bersama Alam di Griya Tawang

FoodGTawang (8)

#Kuliner – Ngobrolin tempat-tempat kuliner di eks-Karisedanan Surakarta (Solo) memang tiada habisnya, kali ini saya berpetualang bersama rekan-rekan ke Rumah Atsiri ( merupakan bekas pabrik minyak atsiri peninggalan Bung Karno dengan Bulgaria). Karena belum makan siang akhirnya kami mampir di Griya Tawang. Saya dengan 12 orang rekan lainnya sudah penasaran dengan Griya Tawang itu seperti apa, salah satu dari rekan kami pernah pengen mampir disini karena takut harganya mahal. Jadi mari kita buktikan 🙂

FoodGTawang (4)

FoodGTawang (7)

Kuliner kali ini tentunya berbeda dengan kuliner biasanya yang sering saya jumpai perkotaan yang begitu ramai pengunjung dan berisik dengan lalu-lintas. Di Griya Tawang, saya dan rekan-rekan merasa menyatu dengan Alam. Apalagi lokasinya tepat di lereng gunung lawu, Griya Tawang di lalui oleh dua aliran sungai, sungai besar dan sungai kecil yang berasal dari pegunungan lawu. Derasnya arus sungai yang memecah batu membuahkan suara yang sangat enak di dengar di telinga untuk menikmati secuil dari mahakarya Allah SWT.

FoodGTawang (5)

FoodGTawang (6)

Sambil menunggu menu utama datang, saya dan rekan-rekan disuguhi menu pembuka yaitu minuman yang terbuat dari daun sereh atau Siri. Disajikan secara tradisional nan hangat, paling tidak minuman dari daun siri telah menghangatkan kami ditengah suasana antara tebing, bukit dan aliran sungai yang mengalir melewati pinggir gazebo kami.

FoodGTawang (1)

FoodGTawang (12)

Tak lama kemudian Nasi beserta lalapan dan sayur terancampun datang, cara penyajiannya pun sangat cocok dengan suasana desa, bahkan entongnya pun terbuat dari batok kelapa. Pertama melihat jajaran tomat dan timun begitu segar dan menggoda, lagi lagi sambalnya yang merah gelap membuat saya tidak sabar untuk meraupnya dengan nasi yang hangat 🙂

FoodGTawang (10)

FoodGTawang (11)

FoodGTawang (9)

Menu berikutnya yang datang adalah sayur lodeh, dan Ayam Goreng Kampung :), masakan tradisional ini begitu nikmat dimata, apalagi ketika di rasakan ya :D. Lodeh dengan tempat berupa kendil atau gerabah pasti menghasilkan membuat cita rasa tersendiri, dan rasanya tentu sangat beda. dengan sayur sayur lodeh biasanya. Termasuk Ayam Kampung yang disajikan hangat diatas daun pisang, bisa bayangkan kan, betapa yummynya 🙂

FoodGTawang (2)

FoodGTawang (3)

FoodGTawang (13)

Setelah semua menu lengkap, langsung kami makan :), ambil di satu piring yang isinya nasi anget, terancam dengan daun kenikir, ayam kampung beserta sambalnya, hmm..yummy, setelah itu penutupnya adalah ngegado sayur lodehnya yang endess banget. Oh..iya, untuk soal harga, masih sangat terjangkau jika include sama suasana disana yang di dapat, nih harga menunya 🙂

Food GTawang (4)

Food GTawang (2)

Food GTawang (3)

Food GTawang (5)

Bagaimana, sudah jelaskan menunya.menurut saya sih masih standar dan terjangkau untuk kelas semi resort ini. jika dibandingkan dengan resto-resto lainnya yang ada di kotasolo. worthed pokoknya. Karena  menunya termasuk banyak piliha, selain itu juga menikmati kuliner dengan alam yang masih sangat alami 🙂

Griya Tawang

  • Jl. Raya Solo-Tawangmangu Km 34, Desa Ngeblak, Kec.Tawangmangu, Karanganyar
  • Telp 0812634413 /email : griyatawang34@gmail.com
Iklan

24 comments

      1. Pengelolanya pinter pilih lokasinya.
        Kadang suka kepikiran klo makan di suatu tempat trs dpt suasana asri, pasti ga mudah. Beda sm resto modern yang cukup tinggal bikin konsepnya aja.

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s