Petualangan Ke Karimunjawa 8 Tahun Silam, Rasanya Ingin Kembali Lagi

KarimunJawaDuluSekarang (11)

#Travel – Sebelum saya bercerita mengenai kenangan perjalanan ke Karimunjawa delapan tahun silam, mungkin teman-teman pembaca atau yang pernah kesana pasti  sudah tau apa itu Kepulauan  Karimunjawa. Dari beberapa literatur yang pernah saya baca, Karimunjawa adalah kepulauan di Laut Jawa yang masih masuk di dalam  Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Jadi Karimunjawa merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Jepara.

Karimunjawa menurut data secara geografis mempunyai luas daratan ±1.500 hektar dan perairan ±110.000 hektarr yang terdiri dari beberapa Pulau Utama dan Pulau kecil disekitarnya, 8 tahun yang lalu karimun jawa mungkin tak seperti sekarang, saya yakin kini Karimunjawa sudah dikembangkan menjadi pesona wisata Taman Laut yang mulai banyak digemari wisatawan lokal maupun mancanegara. Beberapa agen tour and travel seperti Paradiso Tour  juga menawarkan paket perjalanan wisata yang membuat wisatawan puas menikmati indahnya Karimunjawa.

Peta_Karimunjava_Map

Perjalanan Ke Karimunjawa

Perjalanan Wisata Karimunjawa pertama kalinya adalah ketika saya waktu itu sudah selesai kuliah Sarjana disalah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Jogja dan tinggal menunggu Wisuda. Sekitar akhir tahun 2008 akhirnya salah satu kawan saya mengajak liburan panjang, karena memang waktu itu sedang menunggu wisuda dan bingung mau ngapain. Akhirnya minta restu sama orang tua mau ke Karimunjawa dan diijinkan.

Bermodal uang sebesar 500 ribu rupiah per orang, saya dan teman-teman total 9 orang akhirnya memutuskan berangkat ala backpacker rider, tidak menggunakan jasa tour and travel manapun , karena mungkin waktu itu Karimunjawa tidak seramai dan terkenal sekarang. bahkan tour travel masih jarang, dan untuk kami yang masih sekelas fresh graduate atau mahasiswa agak keberatan dengan biaya yang cukup mahal. Berangkat dari Solo habis ashar 5 motor 9 orang lengkap dengan ala kemping. Peralatan seperti tas carrier, kompor, tenda, panci hingga mie instan sudah kami siapkan.

Perjalanan dua jam dari Solo -Purwodadi  pun kami lakukan, dan akhirnya sampai di Purwodadi maghrib dan kami pun beristirahat sembari Sholat Maghrib disana. Setelah itu makan malam dipinggir jalan (cari yang murah dan harga mahasiswa tentunya). tak lama kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Jepara, kala itu hujan turun, dan kami tetap nekat karena sudah membawa mantol, meskipun sempat berhenti di salah satu masjid ( karena perjalanan yang tidak memungkinkan).

KarimunJawaDuluSekarang (3)

Tepat pukul 10 malam kami sampai di pelabuhan Jepara, dan tentunya harus menunggu KM Muria yang akan berangkat keesokan harinya jam 9 dari Pelabuhan Jepara disana ada angkringan walau tak se khas Solo atau Jogja, kami mebeli beberapa teh hangat dan beberapa cemilan untuk menemani kami malam itu. Salah satu teman saya berinisiatif untuk membeli Kerang Matang di pasar deket Pelabuhan, kami pun mengeluarkan uang total 22.000, saya kira kerang 22.000 itu sedikit, ternyata 22.000 kami makan ber-9 orang sudah bikin kami pusing karena saking banyaknya satu tas kresek ukuran besar (batin saya murah banget). karena saya termasuk berasal dari pantura (Kendal) dan pecinta seafood, jadinya ketagihan 😀 dan nambah lagi. Tak lama kemudian kami harus istirahat, kami pun tidur seadanya kursi pelabuhan sambil menunggu loket buka di keesokan hariny.

KarimunJawaDuluSekarang (4)

KarimunJawa- (1)

Akhirnya pagi pun tiba, kami melakukan persiapan dari subuh dan santai-santai dipinggir pelabuhan sambil menunggu Kapal yang bernama Muria. tak lama kemudian kami melakukan perjalanan yang cukup lama yaitu 6 jam perjalanan termasuk 5 motor juga kami angkut ke daam kapal Muria tersebut.

KarimunJawa- (3)

Keindahan Pulau Karimun Jawa

Diatas kapal kami pun bertemu teman baru yaitu dua mahasiswa yang baru lulus juga asal kampus UMS dan dua wisatawan mancanegara yang juga mahasiswa pertukaran pelajar UNDIP (dari Thailand dan Amerika) yang ingin melakukan perjalanan Wisata Karimunjawa , akhirnya mereka ikut join dengan grup kami.`

KarimunJawa- (4)

Setelah kami sampai di pelabuhan Karimunjawa, kami pun menuju ke salah satu vila pinggir pantai yang sepertinya milik orang asing, karena vila tersebut tidak ada penghuninya, kami pun mendirikan tenda didekat vila tersebut :D, tepatnya dipinggir pantai yang airnya cukup tenang yang mempunyai kedalaman hanya 1 meter. (mungkin kalau ada penjaga atau penghuninya kami sudah diusir) 😀 , maklumlah kala itu kami harus berhemat.

KarimunJawaDuluSekarang (6)

Beberapa keindahan di Karimun Jawa selama disana diantaranya adalah, bermain di bibir pantai dengan jembatan kayu dimana pemandangannya sangat bagus sekali saat menjelang maghrib atau subuh. Pantai yang cukup tenang serta  ketika pada saatdini hari ada nelayan yang berlalu lalang mencari ikan di sekitar wilayah ketika kami mendirikan tenda.

Keindahan lainnya adalah gugusan pulau dengan pasir pantainya yang rata-rata putih. Kata nelayan yang kami sewa kapalnya kurang lebih ada 27 pulau tersebar di wilayah Wisata Karimunjawa. Namun pada saat itu saya dan teman-teman hanya menikmati Pulau Cemara Kecil, dimana kami bisa berkeliling pulau tersebut dan pulau tersebut juga tumbuh beberapa pohon cemara diatasnya.

Setelah dari Cemara Kecil, sore harinya kami menuju ke penangkaran Hiu, dan disinilah kami bisa berfoto-foto dengan hiu yang cukup jinak. dengan membayar waktu itu cuma 2000 rupiah kami sudah bisa berenang dengan Hiu. Selain itu yang membuat saya suka dengan Karimunjawa adalah seafoodnya, di Karimunjawa makan seafood lebih murah harganya adari pada makan sayuran.

Keindahan lainnya dari Wisata Karimunjawa adalah hutan Mangrove. Obyek wisata ini menyajikan keindahan pemandangan alam dengan melihat hutan. Hutan mangrove atau disebut juga hutan adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak pada garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut.

Di tengah pulau Karimunjawa juga terdapat gunung. Di gunung ini terdapat hutan hujan tropis yang dihuni oleh habitat rusa, burung, monyet ekor panjang dan hewan tropis lainnya . Pohon Dewadaru yang merupakan pohon khas Karimunjawa tumbuh subur di hutan ini dan nama Dewandaru sendiri dijadikan sebagai nama bandara di Karimunjawa

Pada waktu kami ke Karimunjawaa, kami tidak sempat mampir ke bandara tersebut, karena jaraknya lumayan jauh jika dari pelabuhan. Bandara ini disiapkan bagi para wisatawan yang menginginkan Jalur udara, maka dapat ditempuh dari Bandara Ahmad Yani Semarang menuju Bandar Udara Dewa Daru di Pulau Kemujan.

KarimunJawaDuluSekarang (8)

KarimunJawaDuluSekarang (7)

Kalau saya membayangkan waktu itu, untuk mengunjungi serpihan surga yang ada kepulauan sebelah utara Jawa Tengah ini memang penuh perjuangan, apalagi dengan uang yang pas-pasan :D,  dan kapal ferry Muria maupun kapal cepat kartini waktu itu jadwalnya juga tidak sepadat sekarang terlebih agen tour dan travel juga belum ada.

KarimunJawa- (2)

KarimunJawaDuluSekarang (5)

Pengalaman Baru di Sini

Berbagai pengalaman menarik  hingga bikin  jantung deg-degan telah saya dan teman-teman temukan disini, dan rasanya ingin mengulanginya lagi jika ada kesempatan. pertama adalah numpang mandi di tempat warga sekitar, penduduk yang ramah dan senang bila kedatangan dengan orang asing sangat mempersilahkan kami bagaikan tamu agung 🙂

Kedua adalah tidur seadanya diiringi deburan angin malam dan ombak, karena kami waktu itu adalah backpacker, kami hanya tidur di atas pasir dengan alas sleeping bed. kebersamaan membeli ikan dari nelayan dan bebakaran di malam harinya membuat suasana semakin hangat.

Ketiga adalah pengalaman yang bikin jantung deg-degan ketika menyewa kapal nelayan menuju pulau cemara, pas ditengah-tengah laut mesin diesel dari kapal tersebut mati, waktu itu kami sebelas orang berada di atas perahu terombang ambing ombak ditambah cuaca mendung gerismis dan petir, meskipun kami semua bisa berenang akan tetapi betapa paniknya saya dan kawan-kawan, karena ini alam, bukan kolam renang. Namun alhamdulillah kurang dari setengah jam mesin bisa diperbaiki dan nyala kembali.

KarimunJawa- (5)

Terakhir adalah pengalaman melihat  biota laut dan ikan-ikan didasar laut yang beraneka ragam, karimun jawa memang terkenal dengan pantainya yang tenang ketika cuaca terang, dan cocok untuk snorkling. meskipun kami waktu itu hanya bisa menikmati dengan kacamata berselang saja (tidak menggunakan tabung), hal itu sudah membuat kami merasa puas, itu pun hanya di pinggir pantai yang perairannya dangkal dan tenang.

Dan video diatas merupakan salah satu contoh profil Karimunjawa yang saya ambil dari  acara TV  Nasional   (My Trip My Adventure) . Saat ini karimunjawa mungkin tidak seperti pengalaman saya dulu waktu pertama kali kesana, banyak agen tour and travel seperti Paradiso Tour yang siap membantu teman-teman wisatawan untuk mewujudkan liburan  di Karimunjawa layaknya MTMA. di pikir pikir kadang kangen untuk bisa kembali kesana lagi, tapi pengennya next time tentunya liburan romantis sama istri tercinta 🙂

 

Iklan

24 comments

  1. Seru banget perjalanannya, karimunjawa udah jadi destinasi wisata yang sangat terkenal jadi rugi banget kalo gak ke sana. Moga nanti aku bisa jalan2 ke sana.

  2. Ke sana lima tahun lalu, kebetulah saya orang Jepara jadi besok-besok punya rencana ngajakin temen main Karimunjawa lagi. Dari solo juga ke jepara. Btw, kok kita samaan mas, saya juga di Solo, nunggu wisuda. 🙂

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s