Kuliner di Kota Sejuta Bunga, Kupat Tahu Magelangan

Kupat Tahu Magelangan (11)

#Kuliner –  Sebagai orang Solo (Surakarta) makan Tahu Kupat adalah hal yang sudah biasa , apalagi Tahu Kupat pak gombloh (Laweyan, Solo) atau tahu kupat yang terletak di dekat Masjid Sholikhin (depan Hotel Sahid Jaya Solo). Namun minggu kemarin ada yang berbeda ketika saya dan teman-teman blogger sewaktu berkunjung ke kota sejuta bunga, yaitu Magelang, ada salah satu nama yang sebenarnya hanya dibalik susunan katanya, kalau di Solo Tahu Kupat, sedangkan di Magelang Kupat Tahu. Lalu apa sih yang membedakan?

 

Kupat Tahu Magelangan (10)

Hujan deras mengguyur kota Magelang saat itu, saya dan rombongan blogger kece dari berbagai kota besar di Indonesia nekat turun dari bus dan menerobos hujan untuk menyebrang dan berteduh diseberang jalan. Tak lama kemudian kami menuju salah satu warung Kupat Tahu yang terletak di jalan Tentara Pelajar kios no 14 yang bernama Warung Tahu Pojok Magelang. Setelah masuk,  kami langsung melihat berbagai macam foto terpampang mulai dari artis hingga para petinggi negara ada diwarung tersebut.

Kupat Tahu Magelangan (7)

Kupat Tahu Magelangan (8)

Ternyata oh ternyata, warung ini adalah salah satu langganan mantan salahsatu presiden Republik Indonesia yaitu pak SBY. Pemikiran saya mungkin dulu pak SBY ketika masih di Akmil sering pesiar kesini kali ya.. Warung yang terletak tepatnya di Jl Tentara Pelajar Kios no 14 ini memang spesial menu makanan daerahnya adalah Kupat Tahu. Kami pun memesan beberapa porsi, sambil menunggu kami melihat dan mengambil beberapa gambar suasana ruangan Kupat Tahu yang sangat sederhana tetapi ngehit dikalangan pejabat negara tersebut.

Kupat Tahu Magelangan (1)

Berbicara tentang Kupat Tahu, setahu saya sih makanan ini adalah salah satu makanan tradisional ala bangsa Indonesia yang berbahan dasar Ketupat, Tahu yang teah di goreng dan bumbu kacang dan yang terkenal yaitu memang dari Singaparna, Magelang dan Surakarta (tempat dimana saya tinggal). Memang berbeda apa yang saya lihat antara Kupat Tahu Surakarta dengan Magelang terutama, perbedaannya hanya pada tahunya dan bumbunya, kalau di Magelang menggunakan tahu putih dan bumbu kacangnya lebih encer, kalau di Solo Tahunya kuning, bumbu kental dan biasanya ada telur dadarnya.

Kupat Tahu Magelangan (14)

Kupat Tahu Magelangan (16)

Tak terasa sambil ngobrol sama teman-teman blogger di acara #FamtripJateng dalam rangka Visit Jawa Tengah dan UltahJatengKe66, akhirnya Kupat Tahu racikan ala Bu Kuntari (sang pemilik) datang juga, sebagai pelengkap saya memesan minuman Es Jeruk, hmm segarnya… Oh iya, jika kesini rekomended untuk makan Kupat Tahu didampingi sama Kletikhan atau Cemilan lainnya, seperti Tahu Bakso, Peyek, Krupuk, Udang dan lain sebagainya. Yuk Selamat Makan dan Happy Traveling 🙂

 

Iklan

45 comments

  1. Saya udah pernah makan kulat tahu sewaktu ke Magelang. Enaaakkk. Ciyusan baru itu makan kupat tahu hihihi selama di solo malah gak pernah 😀 cuma saya lupa nama tempatnga:( kayaknya di Magelang banyak banget tempat makan kupat ya

  2. Weh..sekarang pak SBY masih suka kesitu ngga ya?

    Saya kurang suka kupat tahu, tapi suami saya sukaaa bgt. Kalo di Solo langganannya di jln hoggowongso kalo ga salah..dr perempatan pasar kembang ke selatan.

  3. Kupat tahu cukup terkenal di daerah Bandung dan sekitarnya kalau kata saya yang orang Sunda mah kupat tahu singaparna yang paling enak, cucok di lidah. Pernah juga nyobain kupat tahu magelang, di Cibubur ada yg terkenal, tapi kurang cocok di lidah saya. Nah kalau tahu kupat Surakarta nih yg belum pernah coba

  4. Aduh luwe aku mocone mas hahaha.

    Btw, masakan yang mirip-mirip dengan ini ternyata banyak ya di Indonesia. Campuran antara tahu, beberapa jenis sayuran (tauge, seledri, kol), telur (digoreng, dadar, atau rebus) dan karbohidrat (ketupat, lontong atau kentang). Cuma namanya aja yang beda-beda, dan tentunya rasanya pasti punya kekhasan tersendiri.

    Sekali itu pas ke Borobudur aku juga ngicipin kupat tahu di sekitaran candi, sederhana tapi enak. Cuma agak lupa detail rasanya, karena udah agak malam dan ngantuk. Jadi makannya sekedar kewajiban aja hahahaha … Tanda-tanda harus ke sana lagi nih 🙂

      1. Ok tak catet yo, Tahu Kupat Pak Gombloh, kudu tak jajal nak aku dolan menyang Solo meneh :-))

        #Kurus nya nanti aja, kalau dah kenyang hahahaha *kapan kenyangnyaaaa*

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s