Kulineran Bakmi Jowo : Cita Rasa Mie Anglo Solo, Sejak 1975

mieanglo-6

#Culinary – “Selezat lezatnya masakan asing, pasti akan lebih terasa nikmat jika merasakan masakan daerah sendiri, traditional taste”. Khususnya di Pulau Jawa, Mie Jowo atau Bakmi Jawa adalah salah satu masakan yang paling di gemari. Bahkan khususnya bapak mertua saya sangat suka sekali masakan ini. Bakmi Jawa atau dalam bahasa daerah saya lebih popular dengan bakmi godhog yang dimasak dengan bumbu khas tradisional Jawa.

mieanglo-7

Beberapa waktu lalu saya bersama istri mencoba cita rasa nusantara yang sebenarnya sudah lama berada di kota saya tinggal,  yaitu di warung bakmi Mie Anglo yang terletak di jalan Ahmad Yani arah Kartasura bila dari kota Solo. Mie Anglo dengan tagline nya “Cita rasa sejak tahun 1975” kini hadir di kota solo dengan konsep baru

mieanglo-2

mieanglo-8

mieanglo-1

Warungnya yang tidak terlalu besar untuk ukuran pinggiran kota ini, mempunyai cirikhas tersendiri dalam memasakknya. Masakan disini 100% dimasak dengan cara sangat tradisional yaitu menggunakann anglo. Anglo sendiri merupakan kompor dengan bahan bakar arang, yang dipanaskan dengan kipas. Biasanya hasil masakan menggunakan anglo dapat menambah kenikmatan di lidah jika dibandingkan dengan kompor modern (gas).

mieanglo-3

mieanglo-4

mieanglo-5

Tak selang lama, setelah duduk di salah satu meja, kami memesan dua menu, yaitu Bakmie Jowo Nyemek dan Nasi Goreng, dengan minuman susu coklat panas, apalagi malam itu begitu dingin, jadi sangat pas dengan suasananya. Selain mie, warung ini juga menyediakan menu lain seperti Cap Jay Kuah dan Capjay Godong, dengan harga rata-rata per porsi 12-16 ribu rupiah sudah bisa menikmati makanan ini, cukup terjangkau kan? . Seperti warung pada umumnya Mie Anglo juga menyediakan berbagai macam gorengan sebagai pelengkap makanan utama.

 

Mie Anglo Cita Rasa 1975

  • Jl.Ahmad Yani no 300 Kartosuro-UMS (Utara Jalan),
  • Buka11.00 – 23.00
  • Twitter :@mieanglo
  • Telp : 0271-9208000
Iklan

39 comments

  1. Wah, makan mie yang dimasak pakai anglo itu sebenernya sebuah proses budaya yang sangat menarik ya, sejak persiapannya sampai selesai dimakannya, yang tiap detiknya penuh makna dalam… *halaah
    makanan enak ya enak aja ya mas… 🙂

  2. Bukan hanya terjangkau Mas, kalau dibandingkan dengan harga makanan di Jakarta sih itu sudah murah banget, apalagi levelnya resto yang kece, hehe. Sip, mudah-mudahan kalau ke Solo lagi saya bisa coba kuliner satu ini. Jadi ingat dulu pas zaman kuliah, di dekat kampus ada pedagang bakmi jawa yang memasaknya pakai anglo, memang beda citarasanya, lebih gurih. Jadi kangen makan bakmi jawa lagi, haha.

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s