Segarnya dan Khasiat Jamu Arum Sari, Sejak 1988

Posted on Updated on

jamu-arum-sari-1

#Culinary – “Pahitnya hidup, akan manis dikemudian hari. Sepertihalnya Jamu, akan berkasiat untuk kesehatan kita“. Meskipun tergolong minuman kesehatan, jamu bisa dijadikan pelengkap kuliner Nusantara, misalnya seperti  seperti Beras Kencur. Disisi lain Jamu merupakan sejenis obat-obatan herbal tradisional yang berasal dari Negara kita tercinta, yaitu Indonesia. Orang modern sering menyebutnya dengan Herbal. Jamu biasanya dibuat dari bahan-bahan alami, seperti dari beberapa bagian tanaman berupa rimpang, batang, daun, bunga, maupun buah dari berbagai tanaman. 

jamu-arum-sari-2

Saya pribadi adalah orang yang sangat gemar sekali mengkonsumsi jamu, terutama, Beras Kencur, Kunir Asem dan Brotowali yang terkenal akan paitnya. Teringat waktu kecil, terkenal akan namanya jamu gendong, meskipun jamu gendong sekarang masih ada, tapi sangat jarang sekali ditemui di era modern seperti sekarang ini.

Favorit Jamu saya adalah Beras Kencur, dimana minuman ini sangat umum digunakan oleh pengusaha kuliner sebagai minuman pendamping kuliner tradisional. Sesuai dengan namanya, jamu ini terbuat dari bahan dasar beras dan kencur. Namun, ada beberapa jenis tanaman herbal lainnya yang biasa dicampurkan dalam pengolahannnya seperti biji kedawung, rimpang jahe, biji kapulaga, asam, kunyit, gula merah, gula putih, jeruk nipis, garam dapur, serta kayu keningar.

jamu-arum-sari-5

jamu-arum-sari-4

Di kota Solo sendiri, ketika saya mengunjungi beberapa stand kuliner beberapa bulan lalu ada stand yang menyediakan khusus minuman Jamu, yaitu Arum Sari. Saya sempatkan untuk mampir di stand ini dan mencicipi Jamu Beras Kencur yang sangat saya sukai itu. Tentunya Beras Kencur disini sudah dibuat sedikit berbeda, termasuk dengan kemasannya. Meskipun yang dijual kebanyakan jamu manis, Arum Sari mencoba ingin mengangkat kembali Jamu Nusantara dengan kemasan lebih modern dan sedikit berbeda dari yang lain. Soal Rasa, Jamu Produksi Arum Sari tidak jauh dengan jamu gendong biasanya.

jamu-arum-sari-3

Home industri ini sudah berdiri sejak 1988 dengan mengawali sebagai jamu yang belum modern. Tentunya innovasi tersebut selalu dilakukan Arum Sari hingga bisa mengemas jamu lebih modern seperti sekarang ini.

Waktu disini saya mencoba satu cup Jamu Beras Kencur Arum Sari, rasanya tidak jauh beda dengan jamu beras kencur yang di jual oleh mbok mbok jamu yang sering keliling di sekitaran rumah. Kalau ditanya kenapa suka beras kencur? Tentunya selain rasanya yang menurut saya paling enak dan menjadu unggulan para pedagang jamu, Beras Kencur mempunyai manfaat diantaranya adalah Untuk menghilangkan pegal-pegal dan linu, dapat meringankan gangguan batuk, menambah nafsu makan, terutama bagi anak-anak, memberikan efek kebugaran bagi tubuh, menyembuhkan perut kembung.

Jamu Arum Sari Solo

  • Jl. Muh. Yamin No. 136 Solo  Indonesia
  •  Phone : 08122589898
  • PIN BB : 7FA562AC
  • Instagram : arumsari.indonesia
  • http://arumsari.co.id
Iklan

22 thoughts on “Segarnya dan Khasiat Jamu Arum Sari, Sejak 1988

    Hendi Setiyanto said:
    9 Oktober 2016 pukul 7:27 PM

    kalau di Banjarnegara, jamu beras kencur disandingkan dengan bakso, lumayan unik juga sih karena pada umumnya ya bakso, es teh, atau es jeruk

      mysukmana responded:
      9 Oktober 2016 pukul 7:55 PM

      bakso mie ayam deket masjid alun2 itu enk mas..ak sering kesitu dl..

        Hendi Setiyanto said:
        9 Oktober 2016 pukul 8:09 PM

        yang bakso dekat TRMS Seruling Mas, itu yang nyempil di belakang gedung-gedung

          mysukmana responded:
          9 Oktober 2016 pukul 8:12 PM

          iya..pokoknya barat alun-alun, catnya warnanya hijau, dulu saya di sana 2 bulan, wanayasa, klo turun gunung makannya disitu..sama dawet hehe

            Hendi Setiyanto said:
            9 Oktober 2016 pukul 8:27 PM

            lumayan jauh juga Wanayasa-Banjarnegara kota, saat ini hujan begitu derasnya dan beberapa jalan malah longsor separuh badan jalannya : (

              mysukmana responded:
              9 Oktober 2016 pukul 8:56 PM

              wah jadi inget, saya naik motor sendirian lho mas dulu malam-malam dari solo -wonosobo-dieng-wanayasa..(jalur atas) ngeri dah..gak mau ngulang lagi hihihi

                Hendi Setiyanto said:
                9 Oktober 2016 pukul 9:29 PM

                Tp sekarang sdh sukses…g ada yg sia2 kn ya, susah2 jmn kuliah 😀

                  mysukmana responded:
                  9 Oktober 2016 pukul 9:38 PM

                  alhamdulillah, selalu di syukuri saja mas..hehe btw, gelap berkabut..haha

    babybluewhale said:
    7 Oktober 2016 pukul 9:10 PM

    Wah aku baru tau di solo ada yg jualan jamu dikemas dlm kemasan modern gini lho, mas. Trims infonya 😄 jadi pengen cobain minum jamu tp dicup macam minuman kedai kopi sebelah kui hihihi

      mysukmana responded:
      7 Oktober 2016 pukul 9:15 PM

      kedai kopi sebelah apaan, star—- yahaha..mending beli jamu kan ya, lebih bergensi dong kalau minum beras kencur 😀

    Agung Rangga said:
    7 Oktober 2016 pukul 3:04 PM

    Saya gak terlalu suka minum jamu, tapi kalau beras kencur masih doyan sih, soalnya gak pahit… 😁

    Oh iya, ayo ikutan Giveaway “Cerita Hujan”! Ada hadiah berupa buku dan pulsa, deadline 7-21 Oktober 2016. 😀

      mysukmana responded:
      7 Oktober 2016 pukul 3:11 PM

      siap kak agung, langsung cek tkp dl ya….beras kencur mah emang enak mas..

    Tata said:
    7 Oktober 2016 pukul 2:49 PM

    Dulu kalo nyokap beli jamu saya minta manisnya doang. Hehe..
    Tapi sekarang packaging jamu udh keren ya.. jadi daya tarik tersendiri. Mungkin nanti saya akan coba jamu arum sari ini.

      mysukmana responded:
      7 Oktober 2016 pukul 3:10 PM

      pasti masnya minta “tombo” jamunya doang ya..jamu itu enak lho, apalagi minumnya pake air dingin 🙂 segerr

        Tata said:
        11 Oktober 2016 pukul 4:59 PM

        Emang bisa mas jamu pake air dingin? Baru tau saya.. hehe

          mysukmana responded:
          12 Oktober 2016 pukul 12:47 PM

          bisa mas bro, seger banget malah

    fasyaulia said:
    7 Oktober 2016 pukul 12:11 PM

    Sebenernya aku gak suka jamu karena bau nya, tapi aku seneng deh jamu arum sari itu dikemas dengan bagus, kaya minuman2 lainnya yang banyak dibeli nax-nax-muda kaya akuh hahaha

      mysukmana responded:
      7 Oktober 2016 pukul 1:16 PM

      emang fasya udah ngerasain beginian ya..anak muda indonesia wajib minum jamu, herbal alami tradisional warisan nenek moyang..di luar negeri gak ada beginian loh

    sinyonyanyablak said:
    7 Oktober 2016 pukul 8:02 AM

    Klo aku sih sukanya kunyit asem, tapi lebih sering bikin sendiri, beras kencur juga oke, aku taunya beras kencur katanya biar kulit bagus ternyata khasiatnya banyak ya

      mysukmana responded:
      7 Oktober 2016 pukul 1:17 PM

      kunyit asem juga enak, aku aja suka..tapi beras kencur tetep jadi favorit deh kayaknya 🙂

    helmavania said:
    7 Oktober 2016 pukul 5:28 AM

    Beras kencur selain ngilangin pegel linu bisa menambah nafsu makan juga mas? Woalah, pantesan aja aku doyan banget makan 😝 Aku juga udah pernah nyobain arum sari, kalo ga salah dulu sempet buka di paragon juga mas

      mysukmana responded:
      7 Oktober 2016 pukul 6:28 AM

      Hahaa…iya makanya mb vania doyan kulineran ya..

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s