Daily of Mind : Mitoni Bagi Muslim dan Makna di Balik Kulinernya

Posted on Updated on

mitoni-1

#Daily of Mind – “Wong Jowo atau orang Jawa itu kreatif dan pandai memaknai segala sesuatunya“. Sebagai seorang muslim jawa tulen saya menganggap mitoni adalah hal yang wajar, mungkin ini tidak termasuk dalam tradisi islam, akan tetapi tidak ada salahnya jika usia kehamilan yang sudah dilalui istri saya setahun yang lalu harus dirayakan dengan upacara slametan dan memohon keselamatan dan pertolongan kepada Allah SWT. Saya menganggap hal seperti ini adalah sedekah bagi keluarga, baik bayi yang ada didalam kandungan sekaligus ibunya supaya diberi kesehatan dan keselamatan.

mitoni-5

mitoni-3

mitoni-6

Baru kali ini saya bisa sempatkan menulis tentang Mitoni dan arti kuliner atau masakan yang biasa disajikan ketika mitoni. Just FYI : Alhamdulillah putri pertama kami sekarang sudah beranjak ke usia 8 bulan di dunia sejak tulisan ini saya publikasikan di blog.

Lalu apa hubungannya dengan kuliner yang disajikan saat mitoni? Sebagai pecinta kuliner dan orang jawa ada beberapa dasar kreatif atau kata bilangan yang dijadikan sebagai symbol yang mewakili kata kerja. Pitu (artinya angka 7) mempunyai  mohon berkat pertolongan kepada Allah SWT.

Secara adat jawa pelaksanaannya adalah menggunakan siraman, brojolan dan terakhir pemakaian busana. Sangat cocok dilaksanakan pada sore hari, ngiras mandi sore. dan dihadiri oleh segenap keluarga maupun tetangga. Dan upacara seperti tangkeban yang menurut orang sekarang mungkin sedikit ribet.

Karena saya dan keluarga adalah muslim yang tidak terlalu menganut kejawen atau jawa, jadi cukup dengan memberikan kuliner tumpeng yang jumlahnya ada 7 macam. Orang jawa menyebutnya ubo rampe atau sesaji (bukan sesajen untuk mahluk halus lho ya) akan tetapu untuk keluarga atau tamu yang datang dalam acara pengajian mitoni tersebut. Ubo rampe tersebut terdiri dari tujuh tumpeng dengan 1 tumpeng berukuran paling besar dan 6 tumpeng berukuran kecil. Bilangan tujuh menggambarkan umur bayi tujuh bulan sedangkan makna tumpeng kuat sebagai lambar agar bayi yang lahir sehat.

mitoni-2

mitoni-4

Terakhir, Terpenting bagi saya adalah pada acara tujuh bulanan ini disertakan dengan pembacaan doa. Tujuan utamanya adalah untuk memohon doa demi kelancaran proses persalinan dan bayi yang dilahirkan akan selamat dan tumbuh menjadi anak yang berbakti pada orangtua. Aamiin. Bagaimana dengan teman-teman sekalian? udah pada nikah dan punya anak kan 😀 #Eh

Iklan

37 thoughts on “Daily of Mind : Mitoni Bagi Muslim dan Makna di Balik Kulinernya

    prih said:
    17 November 2016 pukul 8:49 PM

    Suka sekali dengan pemaknaan dari simbol kearifan lokal mitoni ini. Niat dasar ucap syukur dan doa sungguh menuntun pelaksanaan tradisi ini. Putri mungil pun sudah lewat sewindu ya Mas. salam

      mysukmana responded:
      17 November 2016 pukul 9:03 PM

      iya bu alhamdulillah..lucu lucunya pokoknya bu 😀

    nurme said:
    16 November 2016 pukul 5:41 PM

    Tradisi emang kadang pro kontra dengan Islami, tapi saya pun masih melakukan tumpengan dengan niat syukuran akan sebuah kebahagiaan

      mysukmana responded:
      16 November 2016 pukul 8:56 PM

      iya penting niatnya ibadah

    dc shoes indonesia said:
    16 November 2016 pukul 11:05 AM

    orang jawa sangat khas dengan kebudayaan dan kuliner tak heran jika itu bisa membuat siapa saja tertarik

      mysukmana responded:
      16 November 2016 pukul 11:06 AM

      iya seneng kan bisa hidup di negara yang kaya akan kulineran 🙂

    alrisblog said:
    15 November 2016 pukul 11:22 AM

    Saya juga nujuh bulanan untuk anak. Tapi gak pakai siraman, hanya baca surat Al Quran dan ceramah agama.

    Masing-masing daerah punya tradisi ya hal tujuh bulanan ini.

    richotraveling said:
    14 November 2016 pukul 8:18 PM

    Makanan emang ada seninya yah. Enak di lihat lezat dirasa 😀

      mysukmana responded:
      14 November 2016 pukul 8:22 PM

      Iyah mas richo..penuh filosofi jg

    ammal said:
    14 November 2016 pukul 7:46 PM

    saya juga jawa mas tp di lingkungan sekitar rumah udah jarang yg pake acara mitoni, ga tahu kenapa
    mungkin besok saya sajalah yg ngadain *nyari jodoh dulu 😂

      mysukmana responded:
      14 November 2016 pukul 8:22 PM

      Kode nih *minta dijodohin..hahaha

        ammal said:
        15 November 2016 pukul 6:20 PM

        hahaha wah ketahuan 😂

          mysukmana responded:
          15 November 2016 pukul 7:48 PM

          hahaha…udah buruan cari jodo dulu

    Pink Traveler said:
    14 November 2016 pukul 7:29 PM

    Mau tumpengnya, acara budaya seperti ini patut dilestarikan mas kan tidak merusak akidah sebagai muslim

      mysukmana responded:
      14 November 2016 pukul 8:24 PM

      Innamal a’mallu bin niat

    Mr. Him2 and Mrs. Her2 said:
    14 November 2016 pukul 7:09 PM

    Duh makanan2nya ckckckckckck apalagi tumpengnya 😋 bikin laper ja hahahahahaha.
    Jadi ngerti artinya mitoni itu apa, yg penting anak sehat2 uda bersyukur bgt ya sama yg Maha Kuasa dan Maha Pencipta 😃😃😃

      mysukmana responded:
      14 November 2016 pukul 8:25 PM

      Iua mr mrs him her…syukur dan sedekah niatnya

    kebomandi said:
    14 November 2016 pukul 3:59 PM

    laperrr *salah banget, blog walking ttg makanan di kantor jam segini ckckc*

      mysukmana responded:
      14 November 2016 pukul 4:33 PM

      Hahaha..makan atuh

    helmavania said:
    14 November 2016 pukul 3:06 PM

    Barisan tumpeng itu menggugah selera buat “nyuilin” banget deh mas. Ngomong2 bisa pake nasi bancakan juga kan ya?

      mysukmana responded:
      14 November 2016 pukul 4:34 PM

      Bisa dong..nasi bancakan..aku yo mung manut..niate sedekah

    winnymarlina said:
    14 November 2016 pukul 2:42 PM

    kak mau tumpeng

      mysukmana responded:
      14 November 2016 pukul 4:33 PM

      Sini sist..udh hbs setahun yang lalu hahaha

    Frany Fatmaningrum said:
    14 November 2016 pukul 1:58 PM

    Sebagai peranakan Jawa tulen, Ayah Salatiga & Ibu Jawa. Plus sekarang mertua laki-laki dari Solo. Kami gak pake mitoni dan prosesi pasca melahirkan lainnya. Hanya pengajian 4 bulanan saja. Bahkan saat nikah, saya hanya pakai pengajian dan midodareni saja sebelum hari H. Tanpa siraman, jualan dawet, dll dst. Menurut saya ribet, merepotkan, & menghabiskan banyak dana *sayajanganditiru. Hehe

    shiq4 said:
    14 November 2016 pukul 1:36 PM

    Keluarga saya juga sering ngandain syukuran. Istilahnya cuman bancaaan doank di hari2 tertentu. Sayangnya saya juga nggak tahu gimana ngitung hari buat acara selamatan tersebut.

    may ~ 3 di bumi said:
    14 November 2016 pukul 11:16 AM

    Mas, apakah ada artinya tumpeng kuning dan putih itu ? dulu pernah baca di buku Pak Bondan, katanya tumpeng harusnya memang putih ya

      mysukmana responded:
      14 November 2016 pukul 11:18 AM

      waduh kalau ini saya kurang tau kak :D, itu juga yang mesenin ibu mertua 🙂

    ayanapunya said:
    14 November 2016 pukul 11:05 AM

    saya yang rada keberatan dari tujuh bulanan ini gara-gara mandinya harus pakai kemben. kalau yang dari salon sih bisa diakali pakai manset. tapi kemarin pas 7 bulanan yang ngadain pihak nenek yang katanya nggak boleh pakai baju atasan alias harus pakai kemben. akhirnya siramannya diadain pas orang-orang salat jumat

      mysukmana responded:
      14 November 2016 pukul 11:06 AM

      ribet juga ya..kalau yg saya lakukan cuma tumpengan sama doa saja..soalnya bu, gak pake aneh2..hehee

        ayanapunya said:
        14 November 2016 pukul 11:10 AM

        ooh nggak pakai mandi gitu ya? saya sih maunya ya syukuran aja tapi ya namanya orang tua maunya ikutin tradisi yoweslah.

          mysukmana responded:
          14 November 2016 pukul 11:14 AM

          hehe..penting manut saja kan mbak 🙂

    Ulfarick said:
    14 November 2016 pukul 10:43 AM

    Wah ngiler banget liat tumpengnya yg nasi kuning itu,,klo dijawa ada yg namanya rujak nujuh bulanan juga gak ya??

      mysukmana responded:
      14 November 2016 pukul 11:05 AM

      iya mbak, seharusnya kalau jawa ada rujak nujuh bulanan, tapi ini saya kagak pake, ribet hehee

        Ulfarick said:
        14 November 2016 pukul 11:13 AM

        Oh pantesan,soalnya tiap ada tetangga nujuh bulanan pasti saya minta rujaknya,hehehehe katanya sih klo rujaknya pedes itu anaknya bakalan perempuan.katanya 😬😬

          mysukmana responded:
          14 November 2016 pukul 11:16 AM

          saya tanpa rujak juga anaknya perempuan hehe, tetapi secara suka rujak pedes yang dingin habis disimpen dari kulkas 🙂

            Ulfarick said:
            14 November 2016 pukul 11:19 AM

            Ahhh ngiler kabur cari rujak ah ,hehehehe

              mysukmana responded:
              14 November 2016 pukul 11:21 AM

              langsung cuzz

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s