Menikmati Tengkleng Yu Tentrem, Kuliner Rakyat Jelata yang Naik Kelas

Posted on Updated on

yu-tentrem-4

#Culinary – “ Jangan pernah meremehkan suatu makanan, karena yang dulunya untuk rakyat jelata kini naik kelas menjadi makanan yang paling di cari ”. Siapa yang tidak tahu dengan Tengkleng? Menu kuliner khas asal Kota Solo ini begitu melegenda. Dulu tengkleng adalah makanan rakyat jelata yang tidak mampu menikmati gulai kambing yang hanya dinikmati orang-orang kalangan atas di jaman dulu kala.

yu-tentrem-3

yu-tentrem-1

Beberapa waktu lalu, salah satu destinasi kuliner yang saya kunjungi adalah ke rumah Yu Tentrem bersama teman-teman blogger. Tengkleng dengan cita rasa pas tanpa bau prengusnya kambing yang  Jalan Letjen Sutoyo, Ngadisono RT 04/XIV, Kadipiro, Banjarsari, Solo.

Sambil menunggu tengklengnya masak, saya berkesempatan ngobrol sebentar dengan Yu Tentren di dapurnya. Tempat yang sederhana , unik dan berada ditengah-tengah kampung, mungkin hanya dua sampai tiga meja yang disediakan di rumah Yu Tentrem tersebut.

tengklengtentrem

Beberapa bumbu seperti lengkuas, serai, kemiri, kunyit, bawang merah, bawang putih, daun salam, ketumbar, lengkuas, dan sebagainya. Bumbu-bumbu tersebut direbus hingga berjam-jam bersama tulang belulang kambing, termasuk bagian tengkoraknya. Tidak heran bila bumbunya meresap hingga ke tulang dan rasanya tidak prengus serta cukup pas di lidah saya.

Waktu saya Tanya, Yu Tentrem hanya memasak satu panci besar saja per hari. Meskipun tempat makannya ramai dan banyak pengunjung, Yu Tentrem tetap hanya memasak satu panci. Istimewanya tengkleng yu tentrem tidak berisi gajih. Yu Tentrem memang sengaja membuang bagian gajih untuk mengurangi kadar lemak dan kolesterolnya. Jadi cocok nih buat temen-temen yang pengen tengkleng low kolesterol.

yu-tentrem-2

Pokoknya tidak perlu sungkan untuk menggerogoti tulang-tulang bernama Tengkleng tersebut, karena memang seperti ini caranya makan tengkleng. Mungkin kurang elegan sih, Namun seperti inilah yang dulunya dulunya makanan rakyat jelata. Jangan heran kalau Tengkleng Yu Tentrem ini menjadi trend, dan  sebagai salah satu menu pesanan hotel-hotel dan di kalangan para pejabat di kota Solo

Tengkleng Yu Tentrem

  • Jln. Letjen Sutoyo, Ngadisono RT 4 RWXIV
  • Telp. 0271-854852 / 081329631785
  • Buka tiap hari pukul 10.00-14.00

 

Iklan

36 thoughts on “Menikmati Tengkleng Yu Tentrem, Kuliner Rakyat Jelata yang Naik Kelas

    prih said:
    17 Desember 2016 pukul 10:16 AM

    Tengkleng Yu Tentrem lanjut es tentrem, bikin perut tentrem ya Mas.

    fasyaulia said:
    15 Desember 2016 pukul 1:12 PM

    Aku gatau tengkleng 😦 dan itu tengkoraknya di masak mas? Atuhlah aku jadi takut hahaha

      mysukmana responded:
      15 Desember 2016 pukul 1:58 PM

      Iya..tapi udah di pecel2..jd g utuh..

    Avant Garde said:
    14 Desember 2016 pukul 8:33 AM

    aku kurang suka tengkleng, butuh perjuangan buat mencari daging di antara tulang, tapi yg ini banyakan dagingnya ya hehehe

    iKurniawan said:
    13 Desember 2016 pukul 9:15 PM

    Haaaaa ini!
    penasaran sama tengkleng yang katanya enak
    baru nyobain yang di daerah Jatinegara, kurang memuaskan
    moga kapan2 bisa ke solo
    😀

      mysukmana responded:
      14 Desember 2016 pukul 1:34 PM

      yup klo ke Solo jangan lupa mampir

    astriedastrie said:
    12 Desember 2016 pukul 3:30 PM

    Yaaah telat baca ni blog baru kemaren dari solo😢😢. Disana sempet nyicip tengkleng bu edi doang soalnya cm itu yg tau 😁😁

      mysukmana responded:
      12 Desember 2016 pukul 4:08 PM

      oya..gak kabar-kabar mbak astri nih..

        astriedastrie said:
        15 Desember 2016 pukul 2:25 PM

        Next deh mas kalo kesana dikabarin😁😁

    audhina said:
    12 Desember 2016 pukul 2:53 PM

    aku ngiler lho bacanya, kak.😅beneran.

      mysukmana responded:
      12 Desember 2016 pukul 4:07 PM

      masa sih kak hahahaha, ciyus..

        audhina said:
        12 Desember 2016 pukul 4:26 PM

        ciyuuss. aku baca dalam keadaan lapar.〒_〒

    Hendi Setiyanto said:
    11 Desember 2016 pukul 6:54 PM

    sebenarnya aku kurang suka dengan menu kambing-kambingan alias daging-dagingan tapi liat foto-fotonya kok ya pengin nyicipin, asal jangan terlalu prengus saja

    alrisblog said:
    10 Desember 2016 pukul 5:12 PM

    Wuih…liat penampilan gambar aja udah membuat berselera.
    Oke nih, bisa rekomendasi kalo ke Solo.

      mysukmana responded:
      10 Desember 2016 pukul 8:26 PM

      kapan nih ke Solo, jangan liat gambar saja di blog saya kak :))

    shiq4 said:
    10 Desember 2016 pukul 5:01 PM

    Tengkleng itu berarti tulang doang ya? Mitip skenkel yang ada di rawon berarti. Cuma klo skengkel tulangnya sapi.

      mysukmana responded:
      10 Desember 2016 pukul 8:26 PM

      iya tulang aja, tapi ada sedikit daging2 yang menempel, sensasinya kalau makan di brakoti mas hehehe

    monda said:
    10 Desember 2016 pukul 5:00 PM

    namanya udah sering dengar, tapi belum pernah coba tengkleng

      mysukmana responded:
      10 Desember 2016 pukul 8:27 PM

      wajib di coba ini

    winnymarlina said:
    10 Desember 2016 pukul 3:59 PM

    kak aku suka loh meski makanan rakyat jelata 😀

    Frany Fatmaningrum said:
    10 Desember 2016 pukul 1:05 PM

    OMG! Tengkleng Solo! 😍

      mysukmana responded:
      10 Desember 2016 pukul 8:27 PM

      kangen solo ya, ayo bu pulang klaten

    babybluewhale said:
    10 Desember 2016 pukul 11:40 AM

    Bikin ngiler, mas. Mauuuu

    Mase said:
    10 Desember 2016 pukul 10:24 AM

    Enak dan menggoda lidah

      mysukmana responded:
      10 Desember 2016 pukul 8:28 PM

      pastinya mase

    jampang said:
    10 Desember 2016 pukul 9:57 AM

    Saya baru nyoba yg di surakarta, tengkleng mbak diah

      mysukmana responded:
      10 Desember 2016 pukul 8:28 PM

      itu juga oke, tp lebih modern..

    Agung Rangga said:
    10 Desember 2016 pukul 9:53 AM

    kadang makanan super enak bisa berasal dari dapur yang sederhana ya mas. 😊

      mysukmana responded:
      10 Desember 2016 pukul 8:29 PM

      iya mas, masakan mbok mbok kadang lebih marem hehe

    anggik said:
    10 Desember 2016 pukul 9:20 AM

    Whihhh sodap ini nampaknya

      mysukmana responded:
      10 Desember 2016 pukul 8:29 PM

      ayo kesolo

    @Arief_Pokto said:
    10 Desember 2016 pukul 8:45 AM

    Waduh enak betul Tengkleng!! Kalau masaknya jago, rasanya pasti mewah betul

    mastop said:
    10 Desember 2016 pukul 7:48 AM

    Bikin ngiler mas…😃😃

    tuaffi said:
    10 Desember 2016 pukul 7:46 AM

    wuih. menggoda sekali. sayangnya berminyaknya itu ya, bikin sakit tenggorokan. 😦

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s