Gembira Loka Part 1 : “Sejarah dan Suasana di Kebun Binatang dari Sang Sultan”

Posted on Updated on

gembiralokazoo-21

#Travel – “Seorang Raja yang baik, telah meninggalkan sesuatu untuk rakyatnya dengan kesan mendalam “Berkunjung ke salah satu Kebun Binatang yang mempunyai sejarah dengan Keraton Jogja merupakan kesan tersendiri bagi saya. Menurut sejarahnya Bonbin Gembira Loka berasal dari keinginan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada tahun 1933 menginginkan sebuah tempat hiburan yang di sebut dengan Kebun Rojo.

gembiralokazoo-35

gembiralokazoo-37

Di Arsiteki oleh Insinyur asal Belanda yaitu Karsten, akhirnya Kebun Binantang Gembira Loka dibuat di sebelah barat sungai Winogo. Meskipun sempat terhambat akibat Perang Dunia ke II. AKhirnya ide tersebut dilanjutkan dan di realisasikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX sebagai kenang-kenangan masyarkat Yogyakarta saat pindahnya kembali Ibu Kota RI dari Yogya ke Jakarta. Kenangan tersebut berupa berupa tempat hiburan pemerintah yang di pelopori oleh Januismadi dan Hadi, SH.

Sesuai akta notaris RM. Wiranto No. 11 tanggal 10 September 1953 yang diketuai oleh Sri Paduka KGPAA Paku Alam VIII, maka pembangunan Kebun Rojo yang tertunda baru benar-benar dapat direalisasikan. Akhirnya Paku Alam menunjuk Tirtowinoto sebagai orang penting dibalik berkembangnya kebun Gembira Loka sampai saat ini. Sumbangsih Tirtowinoto yang tidak sedikit, baik dalam hal pemikiran maupun material, terbukti mampu membawa kemajuan yang pesatbagi Gembira Loka. Puncaknya di tahun 1978, ketika koleksi satwa yang dimiliki semakin lengkap, sehingga pengunjung Gembira Loka mampu mencapai 1,5 juta orang.

gembiralokazoo-24

gembiralokazoo-17

Ide tersebut direalisasikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX dengan bantuan Pada saat proses pemindahan ibukota negara dari Yogyakarta kembali ke Jakarta di tahun 1949 setelah selesainya Perang Dunia II, tercetus lagi sebuah ide untuk memberikan kenang-kenangan kepada masyarakat Yogyakarta berupa sebuah tempat hiburan dari pemerintah pusat yang dipelopori oleh Januismadi dan Hadi, SH

gembiralokazoo-57

gembiralokazoo-20

gembiralokazoo-56

Ide awal pembangunan Kebun Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka berasal dari keinginan Sri Sultan Hamengku Buwono VIII pada tahun 1933 akan sebuah tempat hiburan, yang di kemudian hari dinamakan Kebun Rojo.. Ide tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Yogyakarta, akan tetapi realisasinya masih belum dirasakan oleh masyarakat.Hingga di tahun 1953, dengan berdirinya Yayasan Gembira Loka Yogyakarta.

gembiralokazoo-34

gembiralokazoo-33

gembiralokazoo-30
gembiralokazoo-48

gembiralokazoo-15


gembiralokazoo-28
gembiralokazoo-16

gembiralokazoo-60

gembiralokazoo-62

gembiralokazoo-54

gembiralokazoo-46

gembiralokazoo-25

Selang beberapa tahun kemudian, tepatnya 1959, KGPAA Paku Alam VIII menunjuk Tirtowinoto untuk melanjutkan pembangunan Gembira Loka. Dipilihnya Tirtowinoto karena yang bersangkutan dinilai memiliki kecintaan terhadap alam dan minat yang besar terhadap perkembangan Gembira Loka. Bagaimana? masih tetep asri kan peninggalan Sultan?. Sebelum kesini beberapa minggu yang lalu, saya terakhir kesini ketika masih SD. Padahal dua tahun di jogja waktu kuliah dan cuma lewat saja. Ternyata banyak sekali perubahan terutama keaneragaman binatangnya yang semakin bertambah.

Iklan

13 thoughts on “Gembira Loka Part 1 : “Sejarah dan Suasana di Kebun Binatang dari Sang Sultan”

    cetut said:
    17 Februari 2017 pukul 10:47 PM

    Sudah dikelola dengan baik ya mas, terakhir saya kesana 2015 sama anak dan keluarga sudah nyaman untuk dikunjungi

      mysukmana responded:
      18 Februari 2017 pukul 5:26 AM

      iya memang sekarang berbeda

    Avant Garde said:
    16 Februari 2017 pukul 1:36 PM

    sekarang lebih tertata dan asri banget mas 🙂

      mysukmana responded:
      16 Februari 2017 pukul 1:37 PM

      kemajuan 🙂 kudu begitu mas

    chris13jkt said:
    11 Februari 2017 pukul 3:38 PM

    Terakhir ke Gembira Loka ketika masih jaman kuliah dulu. Lihat foto-fotonya jadi pengen berkunjung ke sana lagi

      mysukmana responded:
      12 Februari 2017 pukul 11:43 AM

      sudah lama juga dong om kris..

    shintadaniel said:
    9 Februari 2017 pukul 3:51 PM

    Udah sering dengar nama Gembira Loka dari jaman saya kecil tapi tetep belum pernah main kesana… tambah bagus dan terawat ya?

      mysukmana responded:
      10 Februari 2017 pukul 9:51 AM

      terus kapan dong bu Shinta main ke Yogyes 🙂

    Frany Fatmaningrum said:
    9 Februari 2017 pukul 3:14 PM

    OMG, taun 90-an alias pas SD kali ya aku ke gembiro loko. Sekarang udah beda banget ya. Nice info, mas 👍

      mysukmana responded:
      10 Februari 2017 pukul 9:50 AM

      dan saya masih TK 😀

    Gara said:
    9 Februari 2017 pukul 10:54 AM

    Mohon maaf sebelumnya Mas, ini penjelasannya agak berulang ya di atas dan tengahnya, hehe. Soalnya saya seperti familiar dengan penjelasan di tengah, eh baru ingat di awal tadi sudah baca.
    Kebun binatangnya hijau banget dah. Dan ternyata dirancang oleh arsitek Belanda ya. Familiar saya dengan nama itu, sepertinya ia banyak merancang bangunan. Jadi penasaran bagian sebelah mana dari kebun binatang ini yang punya gaya kolonial, hehe. Panjang ya sejarahnya kebun binatang ini, hehe.

      mysukmana responded:
      10 Februari 2017 pukul 9:50 AM

      oya, mungkin terlalu semangat nulisnya..kmrn smpet ku tinggal makan dulu haha

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s