Air Terjun Jumog, Menyatu dengan Alam di Lereng Gunung Lawu

Posted on Updated on

jumogwaterfall-6

#Travel – “Di sela-sela hutan, kampung dan lereng gunung ada keindahan tersembunyi yang mungkin belum pernah kau temui”. Keindahan air terjun selalu di buru oleh para pecinta wisata alam seperti saya. Selain gerojogan sewu Tawangmangu, di Karanganyar dimana masa kecil saya pernah pernah tinggal terdapat salah satu air terjun yang baru di buka sekitar taun 2000an dengan nama Air Terjun Jumog. Air Terjun Jumog merupakan tempat wisata yang terletak di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, provinsi Jawa Tengah atau kurang lebih 40 Kilometer Timur kota Solo.

jumogwaterfall-7

Pagi itu saya dan istri jalan-jalan motoran ke arah timur dari kota Solo menuju kabupaten Karanganyar lalu menuju arah pasar karangapandan. Saya mengarahkan motor ke kiri untuk tujuan Ngargoyoso, dimana disini merupakan beberapa arah destinasi wisata karanganyar seperti Candi Cetho, Sukuh, Kebun The Kemuning termasuk Air Terjun Jumog.

Setelah sampai di Lokasi kami pun memarkirkan kendaraan dan menuju lokasi dengan jalan kaki melewati anak tangga dan jalan setapak untuk menuju air terjun yang berjarak 400 meter dari loket masuk. jalanan menuju ke lokasi air terjun sudah ditata rapi dengan batu dibawahnya sehingga tidak licin, karena di area ini rata-rata wilayahnya sangat lembab.

jumogwaterfall-4

jumogwaterfall-11

Setelah berjalan beberapa meter, suara gemuruh air terjun dan aliran sungai sudah terdengar dari kejauhan. Kami disuguhi oleh keindahan pemandangan alam yang masih segar dan hijau. Suara hewan alam yang ada disekitar  seperti burung membuat suasana sekitar semakin kami terasa alami.

Air terjun Jumog sendiri mempunyai ketinggian kurang lebih 30 meter. Jika cuaca sedang panas, biasan sinar matahari akan menghasilkan pelangi yang seringkali terlihat di sekitaran Air Terjun Jumog. Tempat wisata ini sendiri sering dijuluki sebagai “Surga yang Hilang” oleh masyarakat  yang tinggal sekitar lokasi air terjun . Karena baru ditemukan sekitar tahun 2000an. Padahal keberadaannya sebenarnya sudah lama.

jumogwaterfall-3

jumogwaterfall-10

jumogwaterfall-12

jumogwaterfall-9

jumogwaterfall-8

jumogwaterfall-5

jumogwaterfall-1

jumogwaterfall-2

Selain air terjun, sekitaran lokasi air terjun Jumog  sudah dilengkapi oleh berbagai fasilitas pendukung untuk wisatawan yang berkunjung disini seperti  diantaranya arena permainan anak, gazebo, kolam renang, dan beberapa warung makan yang berdiri disekitarn lokasi air terjun. bagaimana? serasa menyatu dengan alam kan?

Iklan

19 thoughts on “Air Terjun Jumog, Menyatu dengan Alam di Lereng Gunung Lawu

    Ardian Kusuma said:
    2 April 2017 pukul 6:52 AM

    Jalannya lumayan jauh ya mas

      mysukmana responded:
      2 April 2017 pukul 8:47 AM

      Iya mas adoh tur mudun

    Iwan Tantomi said:
    30 Maret 2017 pukul 5:52 PM

    Mirip banget kayak air terjun Coban Rondo di Malang, mas.
    Sejuk dan hijau gitu. 😀

      mysukmana responded:
      31 Maret 2017 pukul 4:17 AM

      Iya mas, krn ini tergolong baru untuk umum

    prih said:
    30 Maret 2017 pukul 8:23 AM

    Kunjungan saat suasana tidak terlalu ramai ya Mas, bisa lebih menikmati. saat kami berkunjung kayak cendol dawet padatnya. Foto aliran air dari bebatuannya kece banget.

      mysukmana responded:
      30 Maret 2017 pukul 8:56 AM

      kalau pas banyak orang gak pernah kak..pilih yg hari sepi hehe..

    Hadi Prayitno said:
    30 Maret 2017 pukul 6:37 AM

    Wah bisa jadi tujuan wisata saya selannutnya nih kak

      mysukmana responded:
      30 Maret 2017 pukul 8:07 AM

      langsung mas Hadi, jalan jalan pantai selatan monggo

    delinarahayu said:
    29 Maret 2017 pukul 9:54 AM

    Lihat fotonya aja uda terasa seger dan sejuk 😆

      mysukmana responded:
      29 Maret 2017 pukul 7:57 PM

      apalagi disini yah..

        delinarahayu said:
        30 Maret 2017 pukul 2:11 PM

        Jd pgn ke sanaaa wkwkwk nabung dulu

          mysukmana responded:
          30 Maret 2017 pukul 4:00 PM

          yuk mari kak delina

    Ety Abdoel said:
    28 Maret 2017 pukul 9:30 PM

    Pengin kesini lagi pak. Bisa untuk menyegarkan pikiran apalagi udaranya masih bersih.

      mysukmana responded:
      28 Maret 2017 pukul 9:55 PM

      Bisa pacaran lg ya bu wkwkk

    Uchi said:
    28 Maret 2017 pukul 10:52 AM

    Seneng liat tempatnya. Keliatan masih alami. Hijau dan bersih banget..

      mysukmana responded:
      28 Maret 2017 pukul 7:20 PM

      dan asik lho mbak uchi buat yang yangan.. :))

        Uchi said:
        29 Maret 2017 pukul 10:58 AM

        Waaa.. hahahaa
        Banyak nyamuk ngga? Hihii

          mysukmana responded:
          29 Maret 2017 pukul 7:57 PM

          banyak setan hahaha

            Uchi said:
            29 Maret 2017 pukul 8:01 PM

            Sudah kuduga… haha

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s