Perjalanan Pendakian Ke Bukit Andong

Posted on Updated on

gnandong-21

#Travel – “Bukan gunung yang kita taklukkan, tetapi diri sendiri dan tentang ego kita ”. Meski tak setinggi gunung-gunung lainnya, bukit Andong atau yang dikenal dengan Gunung Andong merupakan gunung yang sangat di rekomendasikan untuk para pendaki pemula yang hanya mempunyai ketinggian 1.726 mdpl. Perjalanan saya lakukan dari kota Solo menuju Boyolali lalu Salatiga, Kopeng dan berhenti di Pasar Ngablak dan mulai start dari Base Camp tepatya di Desa Sawit Magelang. Akhir-akhir ini Bukit Andong begitu terkenal, bahkan anak-anak remaja yang ingin selfie di puncak bukit ini begitu antusias dan banyak sekali. Jadi Andong sangat cocok untuk pemula.

gnandong-12

Pergi ke puncak gunung menurut saya adalah impression tersendiri, terakhir dulu menaklukkan gunung lawu hingga sampai puncaknya pada saat jam 10 malam, itu pun hanya berempat saja dengan teman-teman sewaktu SMA. Kini sudah tua dah udah beda tentunya :D. dan saya akui, saya kalah dengan emak-emak pedesaan yang setiap harinya bercocok tanam hanya dengan berjalan kaki melewati perbukitan sekitar lereng Andong.

gnandong-3
gnandong-6

Gunung Andong adalah salah satu gunung paling ramah untuk pendaki pemula termasuk saya yang udah 10 tahun main ke puncak gunung, kalau pun iya itupun Cuma di lerengnya saja. Jalur utama paling mudah untuk melakukan pendakian ke Gunung Andong adalah melalui Desa Sawit. Lokasi desanya tidak terlalu tinggi sehingga kendaraan biasapun bisa sampai kesana terutama roda dua. Di awal pendakian saya banyak menemukan kebun-kebun sayuran yang di tanami oleh masyarakat lokal. Mereka sangat hebat dan tak kenal usia, meski sudah tua tapi tetap semangat bekerja. tidak kayak anak-anak sekarang yang cuma bisa nyemartphone saja :p

gnandong-7

gnandong-4

gnandong-5

gnandong-8

gnandong-20

gnandong-18

gnandong-16

gnandong-9

gnandong-10

Di Pagi hari saya mempersiapkan diri dengan membuka Peta, perjalanan saya mulai dengan membayar biaya masuk  lalu membaca peta pendakian. Beberapa Post pendakian dengan melewati hutan pinus menuju Watu Pocong (oh nama yang serem, pasti kalau malam banyak pocongnya) :D. setelah itu saya harus mendaki gunung dengan kemiringan tidak lebih dari 50 derajat.

Beberapa pos saya lewati dan disana terdapat sumber air yang di alirkan oleh pipa yang sudah dibuat untuk penduduk setempat. Mendaki di Gunung Andong lebih aman, karena memang track ini benar-benar disediakan untuk para pemula. Tak lama kemudian sampai ke pos dua yakni Watu Wayang pemandangan disini cukup cantik sekali, beberapa gunung seperti merbabu dan merapi juga tampak dari sini. eh ternyata ada yang ngecamp sendirian disekitar post I ke II, entah apa yang sedang mereka lakukan? mungkin pasangan sejoli yang…ah sudahlah.

gnandong-11

gnandong-24

gnandong-2

gnandong-15

gnandong-22

gnandong-25

gnandong-14

gnandong-13

gnandong-1

gnandong-17
gnandong-19
gnandong-23

Setelah melewati pos dua dengan perjalanan yang cukup melelahkan, sampailah kemudian di puncak Jiwa, dan perjalanan saya lanjutkan kembali di Gunung Andong. Karena waktu itu di akhir pekan, banyak sekali muda mudi jaman sekarang yang lagi ngeCamp diantara puncak Jiwa dan Andong. Udara cukup dingin membuat saya harus menggunakan jaket, apalagi cuaca sempat mendung, ketika sampai lokasi tentunya perut memanggil-manggil. Disinilan mie instan sebagai pertolongan sebelum membangun tenda 🙂

PS : Jangan Buang Sampah di Gunung, Tinggalkan Saja Kenangan yang Indah Disana 🙂

Iklan

27 thoughts on “Perjalanan Pendakian Ke Bukit Andong

    fasyaulia said:
    11 April 2017 pukul 8:21 PM

    Ini nih lebih dari nginep di hotel bintang lima ya mas. Tidur beralas tanah, beratap langit dengan jutaan bintang. Mantap!

      mysukmana responded:
      11 April 2017 pukul 8:37 PM

      Klo ini bukan lg bintang lima, jutaan bintang mahakarya sang pencipta

    wening said:
    9 April 2017 pukul 7:50 PM

    Jadi penasaran sama gunung Andong.. tahun lalu sempat diiming2i foto cantik

      mysukmana responded:
      9 April 2017 pukul 7:52 PM

      langsung ke sini dong kak

    bersapedahan said:
    5 April 2017 pukul 8:54 PM

    sekarang yang camping di gunung semakin banyak ya .. tapi memang camping di puncak gunung memang spektakular … kebayang deh kalo dimusim liburan kayaknya sudah jadi gang senggol .. asal jangan nyampah sembarangan aja ya mas

      mysukmana responded:
      5 April 2017 pukul 11:25 PM

      Nah itu..ning gunung mung selfie jg termasuk nyampah :))

    Liza Fathia said:
    3 April 2017 pukul 9:59 PM

    Masyaallah, indah sekali tempatnya mas. Jadi pingin mendaki ke sana suatu hari nanti. Keren banget, asli

      mysukmana responded:
      5 April 2017 pukul 8:32 AM

      tiada keindahan dan nikmat Allah yang bisa didustakan

    wisnuwidiarta said:
    3 April 2017 pukul 12:11 PM

    Bagus viewnya yaaa! Ngecamp semalam?

    dinimuktiani said:
    3 April 2017 pukul 11:33 AM

    Aku kangen naik naik ke puncak gunung 😥

      mysukmana responded:
      3 April 2017 pukul 1:52 PM

      tinggi-tinggi sekali

    Ulfarick said:
    3 April 2017 pukul 7:20 AM

    Wah pasti cape bgt tuh nanjaknya ya mas??aku aja cuma ke gunung salak bogor aja dan gak sampe jauh juga karna udah gak kuat lagi,hahaha…

      mysukmana responded:
      3 April 2017 pukul 8:27 AM

      kalau nanjaknya pake perasaan pasti gak capek kak 😀

        Ulfarick said:
        3 April 2017 pukul 11:23 AM

        Jhiahaa perasaan cape yg ada,wkwkwkwk

    liknana said:
    3 April 2017 pukul 7:18 AM

    Wuuh bagus pemandangane, tapi sekarang saya udah nggak kuat hiking. 10 tahun lalu masih bisa ke puncak Lawu.

      mysukmana responded:
      3 April 2017 pukul 8:28 AM

      wow 10 tahun yang lalu, coba kita mendaki bersama-sama blogger solo raya pasti seru ya leknana :D, emak emak rempong sekarang soalnya klo mendaki harus bawa anak ehehe

    coffeeloverstory said:
    3 April 2017 pukul 5:56 AM

    Duh tulisannya baguuus banget. Fotonya keren.

    Lucu lho, kemarin siang teman wag SMP promo habis2an tentang Andong plus upload foto2nya yg luar biasa. Dia cerita jika mendaki jm 2 pagi mk akan pas lihat sunrise. Pemandangannya persis seperti negeri di atas awan. Lalu teman2 wag smp sibuk ngerumpi kapan kira2 berangkat plus segala pertimbangannya. Maklum kami2 kan sdh jelita hehehe jelang 50th. Saking bagusnya foto2 yg dia upload saya sampai ngutak atik cari ide bikin cerpen dg latar Andong.
    Lha kok tau2 muncul liputan mas Adi tentang Andong. Jadi makin pingin ke sana. Tapi nggak tahu deh kuat nggak. Hehehe. Salam blogger.

      mysukmana responded:
      3 April 2017 pukul 8:29 AM

      ah jenengan jangan bilang bagus banget, tulisan saya biasa saja kok bu.klo fotonya asal jepret aja..salam blogger..ayo naik ke andong mak 🙂

        coffeeloverstory said:
        8 April 2017 pukul 6:03 PM

        Iya ini lagi rembugan sama teman2 memperhitungkan segala resikonya. Maklum sudah sepuh2 ini hehehe.
        Eh tapi bener tulisan mas ini apik banget, saya nggak basa basi.

    Ardian Kusuma said:
    3 April 2017 pukul 5:53 AM

    Belum pernah juga ke Andong, cuman lihat dari kejauhan dari Kopeng. Kalau ke Kopeng sering banget soalnya.

      mysukmana responded:
      3 April 2017 pukul 8:30 AM

      wah kudu kesini mas nek ngaku cah Genpi Jateng wkwkw

        Ardian Kusuma said:
        3 April 2017 pukul 8:40 AM

        Bahahaha… biar greget sekalian bawa bendera GenPI

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s