Sensasi Masakan Ala Fatih dari Libya

Posted on Updated on

#Culinary – “Bagaimana rasanya jika suatu masakan di buat langsung oleh orang dari Negara asalnya, tentu sensasinya lebih berbeda”. Saat ramadhan memang hal yang penuh kejutan, hampir setiap hari hari tertentu dimana (sebut saya basecamp) selalu bikin acara masak-masak  bersama. Kebetulan kami adalah pria-pria yang bisa masak semua (tentunya gak mau kalah sama peyempuan) :D.

Di akhir ramadahan kali ini, basecamp kami kedatangan mahasiswa asal Libya yang sedang studi di UNS, Fatih namanya. Sejak berkenalan dengan saya dan teman-teman tim Wisatakita & ABSystem, Fatih cukup betah tinggal di Indonesia terutama Solo dan dia sering ikut kami trip dan main bareng.

 

Kemarin, Fatih kita undang spesial khusus untuk membantu kami masak di acara buka bersama yang di adakan di Basecamp kami. Kali ini dia mau masak masakan dari negaranya yang masih ke arab-araban dan timur tengah, meski Libya termasuk territorial Afrika.

Masakan seperti ini sebenarnya pernah saya jumpai di beberapa hotel ketika mereka menyajikan masakan ala Middle East. Namun kali ini beda sensasinya karena yang masak langsung dari orang asli sana bukan chef-chef lokal pada umumnya.

Nah disini dia memasak tiga masakan utama, pertama Nasi Arab Maqloba, Maqloba adalah nasi arab yang menurut saya mirip nasi kebuli yang didalamnya kaya akan rempah (FYI, kita beli bumbunya di Indomaret semua haha) tapi rasanya enak loh. Dengan perpaduan nasi, ayam, kentang pas makan sama si Fatih berasa seperti di timur tengah :D.

Menu berikutnya adalah Arabic Adis Chicken Soup atau biasa disebut dengan istilah Lentil Soup. Baru inget terakhir makan Lentil Soup ketika diundang di acara Middle East di hotel Alila. Kali ini langsung dari orangnya yang pernah tinggal di negaranya sang diktator yaitu Khadafi. Lentil Sup ini perpaduan antara ayam, kentang, wortel dan beberapa bumbu rempah yang cara masaknya di rebus lalu di blender.

Terakhir adalah Battata Imbata, ini yang menurut saya menu paling aneh, Battata Imbata adalah menu berupa nasi mirip kebuli yang di bungkus sama paprika. Jadi rasanya pedes-pedes tapi seger.

Sebenarnya tidak hanya itu menu yang disajikan, beberapa teman yang datang selain fatih juga ikut menyumbang kuliner matang. Seperti Sup Kikil, Ayam Goreng, Gorengan dan beberapa menu lainnya. Bagaimana dengan kalian, asik kan punya temen dari luar negeri yang mau masakin?

Iklan

10 thoughts on “Sensasi Masakan Ala Fatih dari Libya

    Triyoga AP said:
    3 Juli 2017 pukul 12:35 PM

    Wah, ini kalo sekali buka puasa kemarin menunya kayak gitu bisa naik ini tensi mas. hehehe. .

      mysukmana responded:
      3 Juli 2017 pukul 3:58 PM

      iya kak langsung naik kak tapi puasa lagi biar turun

        Triyoga AP said:
        3 Juli 2017 pukul 4:01 PM

        Hehehe. . Semoga turun ya. 🙂

          mysukmana responded:
          4 Juli 2017 pukul 8:48 AM

          alhamdlh normal /;)

    richotraveling said:
    29 Juni 2017 pukul 2:05 PM

    Yg ak bayangin adalah rasanya kayak masakan India haha

      mysukmana responded:
      30 Juni 2017 pukul 10:12 AM

      mungkin sama india 11 12 ya kak Richo

    Deddy Huang said:
    28 Juni 2017 pukul 11:42 AM

    Bahan masakannya gak sulit di dapat ya

      mysukmana responded:
      30 Juni 2017 pukul 10:12 AM

      iya gampang banget..di Indonesia banyak

    Yosh said:
    28 Juni 2017 pukul 7:04 AM

    Fathi.. fathi.. haaaaaaa…
    Om klo ketemu lagi nitip dikeplakke..

      mysukmana responded:
      30 Juni 2017 pukul 10:13 AM

      oh ternyata kamu pasangannya dulu ya wkkwkw

Yang Komentar Saya Doakan Banyak Rizkynya :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s